Menkes: Covid-19 di Dunia Melonjak, RI Hanya Dapat 20 Juta Dosis Vaksin hingga April

Menkes: Covid-19 di Dunia Melonjak, RI Hanya Dapat 20 Juta Dosis Vaksin hingga April
Budi Gunadi Sadikin. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 5 April 2021 16:23 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan soal perkembangan embargo vaksin dari negara lain. Menurutnya, dengan lonjakan kasus Covid-19 dari negara lain Indonesia hanya bisa mendapatkan 20 juta dosis vaksin yang semula sebesar 30 juta untuk bulan Maret hingga April.

"Jumlah vaksin yang tadinya tersedia untuk bulan Maret dan April masing-masing 15 juta dosis, atau totalnya 2 bulan adalah 30 juta dosis, kita hanya bisa dapat 20 juta dosis, atau dua pertiganya," katanya dalam akun sekretariat presiden, Senin (5/4).

Dia menuturkan, banyak negara-negara Eropa dan beberapa negara di Asia seperti India, Filipina, Papua Nugini dan beberapa negara di Amerika Selatan seperti Brazil mengalami lonjakan ketiga dari kasus aktif Covid-19 .

"Sehingga akibatnya negara-negara yang memproduksi vaksin di lokasi-lokasi tersebut yang terjadi lonjakan ketiga atau third wave mengarahkan agar vaksinnya tidak boleh keluar, hanya boleh dipakai di negara masing-masing. Sehingga akibatnya mempengaruhi ratusan negara di dunia termasuk di Indonesia," ungkapnya.

Dengan itu, kata dia, kenaikan laju vaksinasi untuk masyarakat tidak secepat sebelumnya lantaran jumlah vaksinnya berkurang. Dia bilang, untuk mengatasi hal ini pemerintah sedang sedang negosiasi dengan produsen-produsen vaksin.

"Mudah-mudahan di bulan Mei bisa kembali normal sehingga kita bisa melakukan vaksinasi dengan rate seperti sebelumnya yang terus meningkat," katanya.

(mdk/rhm)

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami