Sepanjang 2019, 179 Hakim MA Kena Sanksi Disiplin

Sepanjang 2019, 179 Hakim MA Kena Sanksi Disiplin
PERISTIWA | 26 Februari 2020 13:58 Reporter : Tri Yuniwati Lestari

Merdeka.com - Mahkamah Agung mencatat sepanjang 2019 telah menjatuhkan hukuman disiplin kepada 179 hakim. Ketua MA Hatta Ali mengatakan hukuman tersebut mulai dari hukuman ringan, sedang dan berat.

"MA telah menjatuhkan hukuman disiplin kepada 179 orang Hakim, Hakim Ad Hoc dan Aparatur Peradilan lainnya. Selain itu, MA bersama KY terhadap 4 orang Hakim yang kesemuanya telah dinyatakan terbukti melakukan pelanggaran dan dijatuhi hukuman disiplin berat," ucap Hatta di acara Laporan Akhir Tahun 2019 di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (26/2).

Dijabarkan oleh Hatta jenis hukuman disiplin berat diberikan kepada 69 orang, hukuman disiplin sedang 29 orang, hukuman disiplin ringan 81 orang. Dengan jumlah tertinggi dari 85 hakim, ditambah 1 hakim ad hoc, 20 panitera pengganti dan 19 staf.

Hatta mengatakan pengawasan dan pembinaan menjadi salah satu elemen kunci dalam menjaga kewibawaan, harkat dan martabat lembaga peradilan. Untuk menciptakan iklim yang meminimalisir segala bentuk pelanggaran, MA membuat Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP).

"Salah satu sistem yang dibangun saat ini sesuai dengan standar internasional adalah SMAP yang telah diadopsi melalui SNI ISO 37001. Sistem ini dirancang bagi pengadilan untuk menaati peraturan perundang-undangan dengan kemampuan mencegah (prevent), mendeteksi (detect), dan menangani (respond) tindak pidana suap," lanjutnya.

Selain itu, Hatta mengatakan Mahkamah Agung dalam pencegahan penyalahgunaan anggaran, melakukan tindakan preventif yang dilakukan melalui pembentukan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

"Pada tahun 2019, terdapat 63 Satuan Kerja (satker) yang memperoleh predikat Zona Integritas menuju WBK/WBBM, yang melengkapi 7 satker pada tahun sebelumnya. Penghargaan ini diikuti pemberian penghargaan kepada Ketua Mahkamah Agung sebagai Pemimpin Perubahan Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM," ucapnya.

Selain tindakan preventif, MA secara responsif telah menangani 2.952 pengaduan dan dari jumlah tersebut telah selesai diproses sebanyak 1.956 pengaduan dan 996 pengaduan masih dalam proses penyelesaian. (mdk/rhm)

Baca juga:
Jokowi: Hakim Bersih dan Berkualitas Harus Diberikan Penghargaan
Jokowi dan Ma'ruf Hadiri Sidang Pleno Laporan Tahunan MA Tahun 2019
Cerita Artidjo Alkostar Diberikan Cek Kosong untuk Diisi Semaunya saat di MA
KPK Belum Bisa Konfirmasi Informasi Nurhadi di Apartemen Mewah di Jakarta
Nurhadi Jadi Buronan, Pengacara Nilai KPK Berlebihan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami