Sopir Truk Pengangkut Gula Disekap lalu Dibuang di Gunungsindur

Sopir Truk Pengangkut Gula Disekap lalu Dibuang di Gunungsindur
Sopir truk disekap dan dibuang di kawasan Bogor. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 30 Juni 2022 13:36 Reporter : Rasyid Ali

Merdeka.com - Seorang sopir truk ditemukan dengan keadaan mata dan mulut ditutup lakban, serta kaki terikat di Desa Pabuaran, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, Rabu (29/6) malam.

Diduga sopir truk pengangkut gula tersebut menjadi korban begal. Pasalnya sebelum ditemukan, dia sedang beristirahat di tepi Jalan Tol Cikupa, Tangerang. Kemudian muncuk segerombolan orang turun dari mobil dan membuang korban di Gunungsindur.

Bhabinkamtibmas Desa Pabuaran, Bripka Muryani mengungkapkan, pihaknya pertama kali menerima laporan dari masyarakat.

"Jadi keterangan dari yang bersangkutan, dia sedang istirahat di Tol Cikupa. Tidak lama kemudian datang sebuah mobil, kemudian turun beberapa orang yang langsung melakukan aksi pencurian dan mengikat korban dan dibuang di wilayah Gunungsindur," kata Muryani.

Sementara Kanit Reskrim Polsek Gunungsindur, AKP Suharto menerangkan, dari hasil pemeriksaan terhadap korban, pelaku berjumlah sekitar enam orang. Bahkan korban sempat disekap terlebih dahulu.

"Jadi dia istirahat itu sambil teman-temannya sesama sopir truk untuk iring-iringan menuju Tanjung Priok. Korban sempat disekap dari jam 2 pagi. Kami juga sudah koordinasi dengan Polsek Cikupa. Karena TKP di sana," kata Suharto. (mdk/cob)

Baca juga:
Bule Rusia Curi Motor karena Terjerat Utang dan Main Crypto, di Penjara Teriak-Teriak
Kronologi Pembunuhan Wanita dalam Kamar Indekos di Serpong
Bule Rusia di Bali Kepergok Curi Sepeda Motor
Pegawai Curi Uang Rp5 Miliar, Bank Riau Kepri Ganti Uang Nasabah
Gandakan ATM, Pegawai Bank Riau Kepri Curi Uang Nasabah hingga Rp5 Miliar Buat Judi
Lelah, Penjual Nasi Bebek Ini Ketiduran, saat Bangun Syok Kehilangan Uang & Motor

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini