Tak Pindahkan Tempat Pembuangan Sampah, Kades di Karanganyar Didenda Rp205 Juta

Tak Pindahkan Tempat Pembuangan Sampah, Kades di Karanganyar Didenda Rp205 Juta
PERISTIWA | 10 Juli 2020 01:32 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kepala Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Slamet Wiyono, diputus bersalah oleh Pengadilan Negeri Karanganyar setelah bersengketa dengan pengembang PT Menara Santosa.

Slamet dinyatakan melanggar perjanjian yang dibuat kedua belah pihak. Yakni memindahkan tempat pembuangan sampah (TPS) ke tempat lain karena letaknya dekat dengan komplek perumahan yang dikelola pengembang tersebut.

Sikap kades dianggap want prestasi, sehingga dinyatakan bersalah dan didenda Rp205.672.900. Jumlah tersebut jauh lebih kecil dari gugatan yang diajukan pengembang sebesar Rp2,5 miliar.

"Sebelumnya kami bersama Kades Blulukan mengadakan perjanjian untuk memindahkan TPS yang ada dekat perumahan kami. Namun kenyataannya mereka tidak mengindahkan perjanjian tersebut. Sehingga dengan berat hati kami membawa kasus ini ke meja hijau untuk memperoleh keadilan. Karena TPS tersebut menimbulkan bau dan pencemaran udara," ujar Herman Santosa, bos PT Menara Santosa, Kamis (9/7).

1 dari 1 halaman

Kuasa hukum Menara Santosa, Sarjoko, menyampaikan, meski telah sepakat memindahkan dan menerima kompensasi, Kades tersebut tetap tidak mau memindahkan lokasi TPS. Sebelum gugatan diajukan, lanjut dia, pihaknya juga telah berupaya menyelesaikan secara kekeluargaan. Namun upaya tersebut tidak mendapatkan respon positif.

"Kami sudah mengutamakan untuk perdamaian, termasuk mediasi dengan Pemkab Karanganyar," katanya.

Ia menambahkan, pengembang mendaftarkan gugatan ke PN Karanganyar pada 6 Maret 2020.

Gugatan tersebut dikabulkan oleh Majelis Hakim PN Karanganyar pada tanggal 2 Juli 2020 dan menyatakan Kepala Desa Blulukan wajib mengganti rugi sejumlah uang kepada PT Menara Santosa. (mdk/fik)

Baca juga:
Bisa Urai Sampah hingga 1 Ton Perhari, Pemkot Tangerang Budidaya Belatung Lalat
Detik-Detik Penyelamatan Beruang yang Kepalanya Terjebak Stoples Plastik
Cara Memilah Sampah Rumah Tangga dan Mengolahnya Dengan Benar
Mengadu ke DPRD Tangsel, Belasan Warga Serpong Minta TPA Cipeucang Ditutup
Menimbulkan Bau, Sampah Menumpuk di Kali Licin Depok Dikeluhkan Warga
Pesan Antar Makanan Selama Pandemi Picu Lonjakan Sampah di Thailand

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami