Usut Korupsi Pembangunan Pasar Rp3,7 M, Polisi Geledah Kantor Bupati Jeneponto

PERISTIWA » MALANG | 16 Juli 2019 15:27 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Tim Penyidik Tipikor Polda Sulsel dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus dipimpin Kompol Yudha Wiradjati menggeledah sejumlah ruangan di kantor Bupati Jeneponto, Selasa, (16/7).

"Penggeledahan sejak pagi dan masih berlangsung hingga siang ini," kata Yudha yang memimpin penggeledahan. Dia menolak memberikan keterangan lebih jauh.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani yang dikonfirmasi menjelaskan, kasus dugaan tipikor itu saat ini sudah tahap penyidikan terkait pembangunan tiga pasar rakyat yakni pasar Lassang-lassang, Pasar Paitana dan Pasar Pakubulo.

"Kasus dugaan tipikor ini adalah anggaran pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan dengan pagu anggaran sebesar Rp3,7 M yang menggunakan dana DAK atau Dana Alokasi Khusus," kata Dicky.

Modus dugaan korupsi ini adalah pengaturan pemenang. Dicky tidak menjelaskan lebih rinci mengenai nilai dugaan korupsi dari proyek senilai Rp3,7 miliar itu dengan alasan belum mengcover data dari penyidik.

"Sementara itu saja datanya. Belum ada data lagi dari penyidik," kata Dicky.

Baca juga:
Suap Anggota DPRD, Eks Sekda Kota Malang Dituntut 3 Tahun Penjara
Anggaran RTH Bandung Jadi Bancakan, KPK Ingatkan Pelaku Kembalikan Uang
KPK Periksa Perdana Gubernur Kepulauan Riau Terkait Kasus Reklamasi
Korupsi Kredit Fiktif Bank Riau Kepri Rugikan Negara Rp32,4 miliar
Korupsi Pembangunan IPDN Sumbar, Mantan GM Hutama Karya Dituntut Tujuh Tahun Penjara

(mdk/bal)