Jokowi Minta Rakyat Maafkan Menteri yang Belum Cepat Adaptasi dan Maksimal Bekerja

Jokowi Minta Rakyat Maafkan Menteri yang Belum Cepat Adaptasi dan Maksimal Bekerja
POLITIK | 23 Februari 2020 19:05 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Juru Bicara Presiden Joko Widodo (Jokowi), Fadjroel Rahman kembali menegaskan, Presiden Jokowi tidak memiliki rencana perombakan (reshuffle) Kabinet Indonesia Maju. Menurutnya, semua anggota kabinet diperintahkan untuk fokus terhadap fungsi kementeriannya masing-masing dan segera dapat beradaptasi.

Hal tersebut merespons pernyataan tentang kinerja menteri baru-baru ini. Jokowi meminta agar rakyat memaafkan menteri yang belum maksimal bekerja dalam empat bulan pertama kabinet Indonesia Maju.

"Apa-apa perlu penyesuaian. Ada yang cepat beradaptasi, ada yang tidak. Mohon sedikit dimaafkan dulu," kata Jokowi dalam silaturahmi dengan pegiat media sosial di Istana Bogor, melalui keterangan dari Jubir Presiden Fadjroel Rahman, Minggu (18/2).

Presiden menegaskan agar tujuan Indonesia sentris atau pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia dapat tercapai melalui prioritas Panca Kerja Kabinet Indonesia Maju.

Panca tersebut berupa pembangunan Sumber Daya Manusia, melanjutkan pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, transformasi ekonomi modern bernilai tambah, berpihak pada kemajuan lingkungan hidup dan kehidupan sosial-budaya yang berkemajuan secara efektif dan efisien.

Dengan hal itu, kepala negara memerlukan anggota kabinet yang dapat menyesuaikan diri dengan fungsi kementeriannya.

"Kalau terus tidak dapat beradaptasi, pasti saya ganti," tegas Presiden Jokowi.

Baca Selanjutnya: Reshuffle Terlalu Dini...

Halaman

(mdk/noe)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami