Cegah Resiko Penyakit Jantung, Ketahui Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan Tubuh

Cegah Resiko Penyakit Jantung, Ketahui Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan Tubuh
Ilustrasi cokelat. Shutterstock/Africa Studio
SEHAT | 14 Mei 2022 12:00 Reporter : Magang

Merdeka.com - Beberapa orang mungkin pernah merasakan perasaan bersalah saat mengonsumsi coklat. Sebab telah banyak diketahui bahwa cokelat mungkin akan menambah berat badan. Namun dibalik itu, cokelat menyimpan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Cokelat terbuat dari biji pohon kakao Theobroma tropis. Cokelat telah menjadi produk makanan populer yang dinikmati jutaan orang setiap hari, berkat rasanya yang unik, dan manis. Cokelat telah dijadikan sebagai bahan dasar dalam membuat kue, roti, minuman, dan camilan.

Tetapi cokelat menerima banyak tekanan buruk karena kandungan lemak dan gulanya yang tinggi. mengonsumsi cokelat telah dikaitkan dengan pengaruh munculnya jerawat, obesitas, tekanan darah tinggi, penyakit arteri koroner, dan diabetes. Namun, penelitian yang telah dilakukan telah menemukan hasil bahwa kakao dalam cokelat mengandung senyawa fenolik yang aktif secara biologis.

Hal ini telah mengubah pandangan orang tentang cokelat, dan telah mendorong penelitian tentang bagaimana cokelat dapat mempengaruhi proses penuaan, dan kondisi seperti stres oksidatif, regulasi tekanan darah, dan aterosklerosis. Semakin tinggi kandungan kakao, seperti dalam cokelat hitam, maka semakin banyak pula manfaat yang diberikan. Cokelat hitam mungkin juga mengandung lebih sedikit lemak dan gula, tetapi penting untuk memeriksa label kemasan produk.

Dilansir dari Medical News Today, berikut ini adalah manfaat cokelat untuk kesehatan tubuh:

2 dari 3 halaman

Meningkatkan Kesehatan Otak dan Jantung

1. Meningkatkan Fungsi Kognitif

ilustrasi otak
dementiatalk.net

Para ilmuwan di Harvard Medical School telah menyarankan bahwa minum dua cangkir cokelat panas sehari dapat membantu menjaga otak tetap sehat dan mengurangi penurunan memori pada orang tua. Para peneliti menemukan bahwa cokelat panas membantu meningkatkan aliran darah ke bagian otak yang membutuhkannya.

Tes laboratorium telah menunjukkan hasil bahwa ekstrak kakao yang disebut lavado, dapat mengurangi atau mencegah kerusakan pada jalur saraf yang ditemukan pada pasien dengan penyakit Alzheimer. Ekstrak ini dapat membantu memperlambat i penurunan fungsi kognitif.

2. Mencegah Resiko Penyakit Jantung

ilustrasi jantung

cardiomyopathy.org

Penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa mengonsumsi cokelat dapat membantu menurunkan resiko penyakit jantung. Dengan mengonsumsi satu porsi cokelat, maka 22 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami stroke dibandingkan mereka yang tidak.

Selain itu, mereka yang mengonsumsi sekitar dua ons cokelat seminggu memiliki kemungkinan 46 persen lebih kecil untuk meninggal akibat stroke. Beberapa temuan juga menunjukkan bahwa mengonsumsi hingga 100 gram cokelat setiap hari dapat mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah.

3 dari 3 halaman

Menurunkan Kolesterol dan Meningkatkan Oksigen

3. Menurunkan Tingkat Kolesterol

ilustrasi kolesterol
©©Thinkstock photos/ Getty Images

Studi yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa konsumsi cokelat dapat membantu mengurangi kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau dikenal sebagai “kolesterol jahat”. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah konsumsi cokelat batangan yang mengandung PS dan CF secara teratur, sebagai bagian dari diet rendah lemak, dapat mendukung kesehatan jantung dengan menurunkan kolesterol dan meningkatkan tekanan darah.

4. Mempengaruhi Performa Atletik

ilustrasi olahraga
stack.com

Studi yang diterbitkan dalam The Journal of the International Society of Sports Nutrition menunjukkan bahwa mengonsumsi sedikit cokelat hitam dapat meningkatkan ketersediaan oksigen selama latihan kebugaran. Para ilmuwan percaya bahwa cokelat hitam yang mengandung flavonol yang dikenal sebagai epicatechins dapat meningkatkan pelepasan oksida nitrat dalam tubuh.

Meskipun cokelat merupakan makanan yang kerap kali dihindari, tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa cokelat juga memberikan manfaat kesehatan bagi tubuh. Namun perlu dibatasi dalam konsumsi sehari-hari terutama dalam mengonsumsi cokelat yang telah dikemas kembali karena biasanya terdapat kandungan gula tambahan yang dapat menyebabkan obesitas dan diabetes jika dikonsumsi berlebihan.

Reporter: Eleonora Gifthalia Christi Adena

(mdk/mgd)

Baca juga:
Gambar Posisi Glowing Triangle, Bantu Percepat Kehamilan
Cara Menghilangkan Kulit Keriput di Wajah dengan Bahan Alami, Aman dan Efektif
Penyebab Hepatitis Akut yang Wajib Diketahui, Kenali Gejalanya Sejak Dini
7 Makanan untuk Sakit Maag yang Aman Dikonsumsi, Perhatikan Agar Tak Salah
Jenis-Jenis Hepatitis Berdasarkan Penyebabnya, Berikut Gejala yang Perlu Diwaspadai

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami