Dehidrasi Hingga Kurang Pemanasan, Ketahui Penyebab Sakit Kepala Setelah Olahraga

Dehidrasi Hingga Kurang Pemanasan, Ketahui Penyebab Sakit Kepala Setelah Olahraga
Ilustrasi sakit kepala. ©2012 Merdeka.com
SEHAT | 28 Mei 2022 16:00 Reporter : Magang

Merdeka.com - Menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar merupakan hal yang penting. Tubuh yang sehat akan terlindung dari resiko penyakit yang membahayakan. Olahraga adalah salah satu cara untuk menjaga kesehatan tubuh.

Olahraga merupakan aktivitas fisik untuk menggerakkan otot tubuh dan meningkatkan denyut jantung. Olahraga dapat dilakukan dalam skala ringan seperti berjalan-jalan, hingga olahraga berat seperti bersepeda menanjak atau latihan beban. Olahraga yang dilakukan secara teratur memberikan banyak manfaat bagi tubuh dan pikiran.

Sesibuk apapun seseorang, sebaiknya perlu menyempatkan untuk berolahraga setidaknya 15-30 menit. Dengan melakukan olahraga rutin setiap harinya, maka dapat mencegah beberapa resiko penyakit dan masalah kesehatan lainnya. Sebab olahraga bisa dilakukan dimana saja bahkan saat di rumah sekalipun, sehingga tempat bukan menjadi alasan untuk tidak melakukan olahraga.

Namun pada beberapa orang, mereka mengalami gejala sakit kepala setelah melakukan olahraga. Biasanya hal ini terjadi jika seseorang langsung melakukan olahraga berat dan tidak melakukan pemanasan. Sebab pemanasan sangat penting agar tubuh dapat menyiapkan sendi dan otot untuk dapat bergerak dengan optimal.

Dilansir dari Medical News Today, berikut ini adalah penyebab sakit kepala setelah olahraga:

2 dari 5 halaman

Kurang Cairan

1. Dehidrasi

002 siti rutmawati
©swedesforobama.com

Jika seseorang tidak minum cairan selama atau setelah berolahraga, maka kemungkinan besar mereka akan mengalami dehidrasi. Air dan elektrolit menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Dengan melakukan olahraga maka seseorang akan kehilangan cairan dalam tubuh tersebut melalui keringat.

Ketika seseorang mengalami dehidrasi, hal ini akan memicu sakit kepala bagi beberapa orang. Saat tubuh mengalami dehidrasi, otak untuk sementara dapat berkontraksi karena kehilangan cairan. Hal ini menyebabkan otak menarik diri dari tengkorak, menyebabkan rasa sakit dan mengakibatkan sakit kepala karena dehidrasi.

Gejala sakit kepala karena dehidrasi meliputi merasa haus, lesu atau lelah, urin berwarna kuning tua, memproduksi lebih sedikit urin dari biasanya, mulut atau bibir kering, merasa mudah tersinggung dan pusing. Untuk mencegah hal ini terjadi maka sebaiknya minum cukup cairan sebelum, selama dan setelah olahraga.

3 dari 5 halaman

Kadar Gula Darah

2. Gula Darah Rendah

ilustrasi darah
©2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Jika seseorang tidak makan sebelum berolahraga, mereka mungkin mengalami sakit kepala karena kadar gula darah yang rendah. Olahraga membakar kalori, dan jika seseorang tidak mengonsumsi cukup kalori sebelum berolahraga, kadar gula darah mereka bisa turun.

Ketika seseorang mengonsumsi karbohidrat, tubuh mengubahnya menjadi glukosa. Otak bergantung pada pasokan glukosa yang konstan untuk berfungsi dengan baik. Jika otak tidak mendapatkan cukup glukosa, maka dapat menyebabkan berbagai gejala, termasuk sakit kepala.

Gejala lain dari kadar gula darah rendah dapat meliputi mual, kebingungan, berkeringat, merasa ingin pingsan atau pusing, gemetar, kelaparan. Oleh sebab itu sebelum berolahraga ada baiknya untuk mengonsumsi makanan ringan seperti buah-buahan.

4 dari 5 halaman

Migrain

3. Migrain

006 siti rutmawati
www.cnn.com

Migrain adalah kondisi medis yang melibatkan sakit kepala parah yang berulang. Menurut The Migraine Trust, olahraga ringan dan teratur dapat membantu mencegah migrain dan mengurangi keparahan gejala. Namun, olahraga bisa menjadi pemicu migrain pada beberapa orang. 

Beberapa gejala migrain yang paling umum meliputi sakit kepala berdenyut, peningkatan kepekaan terhadap cahaya dan suara, mual, muntah, kelelahan. Penyebab yang memicu migrain adalah memulai olahraga secara tiba-tiba sehingga tubuh membutuhkan peningkatan oksigen secara tiba-tiba, gula darah rendah, dehidrasi, perubahan gaya hidup, seperti pola makan

5 dari 5 halaman

Sakit Kepala Tegang

4. Sakit Kepala Tegang

kepala

©2015 Merdeka.com/shutterstock

Sakit kepala tegang adalah jenis sakit kepala yang paling umum. Ketegangan otot akibat berolahraga atau postur tubuh yang salah saat berolahraga dapat menyebabkan sakit kepala ini. Seseorang yang mengalami stres juga dapat terkena sakit kepala tegang.

Gejala sakit kepala tegang meliputi nyeri ringan sampai sedang, sakit di leher dan belakang kepala, rasa sakit yang bisa berupa sakit tumpul atau semacam pita di sekitar kepala, rasa sakit yang sering menyerang kedua sisi kepala, biasanya nyeri konstan daripada berdenyut.

Olahraga merupakan aktivitas fisik untuk meningkatkan kebugaran dan kesehatan tubuh. Sebelum melakukan olahraga ada baiknya untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu agar tubuh dapat menyiapkan diri. Sehingga meminimalisir resiko sakit kepala setelah berolahraga. Selain itu hindari berolahraga di tempat yang panas karena dapat memicu terjadinya sakit kepala.

Reporter: Eleonora Gifthalia Christi Adena (mdk/mgd)

Baca juga:
Waspadai Flu Singapura pada Anak, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya
Cara Penularan Cacar Monyet, Kenali Gejala dan Pencegahannya
Tiga Penyakit Ini Kerap Muncul Pada Masa Modern, Simak Penjelasan Lengkapnya
Konsumsi Makanan Ini Jika Perut Dalam Keadaan Kosong
Penyebab Cacar Monyet yang Perlu Diwaspadai, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami