Kenali Penyebab Terjadinya Gigi Gigis pada Anak-anak

Kenali Penyebab Terjadinya Gigi Gigis pada Anak-anak
Ilustrasi Gigi Anak. ©Shutterstock
SEHAT | 17 Januari 2022 06:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Bagi anak-anak, permasalah gigi merupakan sebuah hal yang kerap dialami. Hal ini mulai dari tanggalnya gigi susu, menghitamnya gigi, hingga terjadinya masalah gigi gigis.

Pada anak, banyak faktor bisa menyebabkan masalah email pada gigi susu anak serta pada gigi permanen yang sudah mulai tumbuh. Munculnya masalah gigi pada anak ini tak hanya menyebabkan munculnya rasa sakit dan tak nyaman saja namun juga membuat mereka kurang percaya diri dengan penampilan.

Salah satu permasalahan yang paling banyak dialami oleh anak-anak adalah gigi gigis. Hal ini terjadi karena permasalahan dalam pertumbuhan email milik anak.

Email normal dari gigi permanen milik anak memiliki warna yang cenderung sama. Warna yang muncul cenderung kuning muda hingga putih ke abu-abuan, sementara pada gigi bayi, warnanya cenderung putih susu.

Terjadinya gigi gigis menyebabkan perubahan warna dan bentuk pada gigi anak. Kondisi ini juga menyebabkan meningkatnya sensitivitas gigi terhadap rasa panas, dingin, serta makanan manis-manis. Menjadi kasarnya lapisan gigi juga menyebabkan makanan dan bakteri menempel dan tersimpan sehingga risiko karang gigi dan infeksi juga meningkat.

Permasalahan ini sangat kerap dialami oleh anak dan masih belum ditemukan cara mengatasi yang benar-benar ampuh. Hanya saja, seperti dilansir dari The Health Site, identifikasi awal bisa menyelamatkan gigi dari lubang dan kerusakan lebih lanjut.

2 dari 3 halaman

Penyebab Gigi Gigis

Pembentukan email gigi pada manusia terjadi sejak tiga bulan di dalam kandungan hingga usia delapan tahun. Selama periode ini, sel yang memproduksi email menjadi sangat sensitif terhadap lingkungan, psikologis, atau perubahan biokimia yang terjadi di dalam tubuh dari ibu hamil atau anak.

Gigi gigis menandakan adanya gangguan pada saat pembentukan email sehingga berdampak pada struktur gigi dan munculnya kondisi kusam dan tak sempurna pada gigi. Perubahan bentuk dan tekstur gigi yang terjadi ini kemudian memengaruhi tampilan gigi anak dan membentuk kondisi gigis ini.

Masalah ini bisa dialami oleh hanya satu atau dua gigi maupun pada banyak gigi di dalam mulut. Cedera pada gigi bayi bisa menimbulkan cacat pada email di gigi permanen yang sedang tubuh.

Permasalahan yang dialami secara general ini bisa disebabkan karena keturunan atau karena faktor lingkungan. Sejumlah hal yang bisa memengaruhi hal ini adalah:

- Kelahiran prematur, berat badan rendah, malnutrisi, infeksi, sakit dalam waktu lama, serta paparan dari polutan lingkungan dan racun yang ada.
- Tekanan darah tinggi dan diabetes yang dialami ibu hamil
- Kandungan fluorida yang terlalu tinggi pada air minum

3 dari 3 halaman

Penanganan Gigi Gigis

Penanganan dari masalah gigi gigis ini sangat tergantung dari seberapa parah kondisi gigi anak. Penanganan bisa sangat mudah pada kondisi masalah ringan untuk meminimalisasi komplikasi dan memaksimalkan hasil perawatan. Masalah ini cenderung mustahil dicegah karena faktor risiko yang memang tak bisa dikontrol.

Penanganan awal yang bisa dilakukan oleh dokter terhadap masalah ini meliputi:

- Pemberian resep untuk meningkatkan kandungan mineral dalam gigi dan mencegah pembentukan karang gigi
- Perubahan pola makan untuk mencegah noda gigi dan kerusakan email
- Rehabilitasi estetik untuk memulihkan rasa percaya diri anak

Perhatian orangtua pada kondisi gigi anak merupakan hal yang penting untuk mencegah memburuknya masalah ini. Hal ini bisa dilakukan dengan sering mengajak dan memeriksakan anak ke dokter gigi secara teratur untuk mencegah munculnya masalah.

(mdk/RWP)

Baca juga:
Mengapa Gigi Bungsu Baru Tumbuh di Usia Remaja dan Dewasa?
4 Tanda yang Bisa Muncul ketika Kamu Memerlukan Behel pada Gigi
Ketahui Dampak Bahaya yang Mungkin Muncul Akibat Penggunaan Lipstik Kedaluwarsa
Mulut Kering saat Terbangun Malam Hari, Ini 6 Hal yang Bisa Jadi Penyebabnya
8 Cara Mencegah Mulut Menjadi Kering saat Tertidur

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami