Peneliti Temukan Perbedaan Ritme Sirkadian Antara Pria dan Wanita

Peneliti Temukan Perbedaan Ritme Sirkadian Antara Pria dan Wanita
Ilustrasi pria dan wanita berbicara. ©Shutterstock.com/Blaj Gabriel
SEHAT | 16 Januari 2022 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Ritme sirkadian merupakan jam tubuh yang dimiliki oleh manusia dan membantu mengatur diri mereka. Selama ini, ritme sirkadian ini dianggap sama baik pada pria maupun wanita.

Dilansir dari Medical Xpress, penelitian terbaru dari University of Pannsylvania menemukan pola dari hal ini. Diketahui bahwa pada manusia, terdapat pola mengenai ritme sirkadian yang ternyata dibedakan berdasar jenis kelamin.

Penelitian sebelumnya mengungkap bahwa manusia dan hewan lain memiliki lebih dari satu jenis ritme pada tubuh. Selain ritme sirkadian yang mengatur tidur dan bangun, terdapat ritme yang mengatur pernapasan, pengelupasan kulit, serta detak jantung.

Walau begitu, dibanding yang lain, ritme sirkadian merupakan yang paling dikenal dan berpengaruh terhadap kehidupan. Selain menyangkut tidur, hal ini juga mempengaruhi metabolisme.

Kita cenderung lebih lelah pada waktu tertentu sehingga waktivitas kita sangat tergantung dengan hal ini. Penelitian terbaru ini dilakukan Seán Anderson dan Garret FitzGerald untuk mempelajari kondisi ini dan dampaknya.

2 dari 3 halaman

Anderson dan FitzGerald melakukan penelitian ini terhadap 53.000 orang. Diketahui bahwa usia dan jenis kelamin sangat mempengaruhi jam tubuh ini.

Lebih khusus, peneliti mengetahui bahwa wanita cenderung lebih aktif di pagi hari. Sebaliknya, pria cenderung lebih aktif pada malam hari.

Diketahui juga bahwa wanita lebih tahan terhadap gangguan terhadap ritme sirkadian alami mereka. Wanita juga diketahui lebih aktif di siang hari yang sama dengan pada anak-anak.

Pada malam hari, wanita juga cenderung tidak seaktif pria. Diketahui bahwa wanita lebih banyak menghabiskan waktu untuk tidur lebih dalam dibanding pria.

3 dari 3 halaman

Gangguan yang muncul ketika tidur juga tidak menyebabkan masalah besar pada wanita. Sebaliknya, pria lebih cenderung untuk melakukan tidur siang.

Peneliti tidak menemukan alasan mengapa perbedaan ini terjadi antara pria dan wanita. Walau begitu, peran maternal wanita disebut menjadi penyebab ini.

Hal ini membuat perubahan ritme sirkadian wanita terutama ketika mereka memiliki keturunan. Sejumlah penelitian lain juga mengungkap hubungan lain antara ritme sirkadian pada wanita serta siklus menstruasi mereka.

(mdk/RWP)

Baca juga:
Masa Pandemi Tingkatkan Masalah Gangguan Makan pada Anak dan Remaja
Penggunaan Media Sosial Bisa Jadi Penyebab Munculnya Depresi
Konsumsi Teh dan Kopi Bisa Turunkan Risiko Stroke dan Demensia
Penelitian Ungkap Bahwa Orang yang Sudah Divaksin Cenderung Lebih Taat Prokes
Pentingnya Personalisasi Layanan Kesehatan untuk Diterapkan di Indonesia

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami