Tanda Konsumsi Kopi Berlebih Serta Cara Mengatasinya yang Perlu Kamu Ketahui

Tanda Konsumsi Kopi Berlebih Serta Cara Mengatasinya yang Perlu Kamu Ketahui
Ilustrasi minum kopi. ©2019 Merdeka.com/Pixabay
SEHAT | 7 Oktober 2022 13:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana

Merdeka.com - Setiap orang memiliki batas toleransi yang berbeda-beda terhadap konsumsi kafein terutama dalam bentuk kopi. Konsumsi kpi di atas batas seseorang ini bisa menyebabkan timbulnya sejumlah dampak pada seseorang.

Kondisi overdosis kafein yang terjadi pada tubuh seseorang ini bisa muncul ketika berlebih mengonsumsi kopi, teh, atau minuman berenergi. Hal ini biasanya menimbulkan jantung yang berdebar kencang dan bahkan bisa berujung munculnya sakit kepala.

Ketika seseorang mengalami overdosis kafein, Cleveland Clinic mengatakan cara terbaik mengatasinya adalah dengan mengonsumsi banyak air putih. Hal ini bisa membantu mengeluarkan kandungan kafein dari tubuh secara alami.

Konsumsi kafein terlalu banyak hingga overdosis merupakan hal yang mungkin terjadi. Secara umum, orang dewasa sebaiknya tidak mengonsumsi kafein per hari melebihi 400 miligram atau setara empat hingga lima cangkir. Konsumsi melebihi jumlah tersebut bisa menyebabkan efek samping yang berbahaya.

2 dari 3 halaman

Efek Kelebihan Kopi

Walau begitu, bagi seseorang yang sensitif, 400 miligram kafein mungkin sudah cukup untuk memicu efek samping kafein. Beberapa jenis efek samping yang bisa muncul dan dirasa oleh seseorang adalah:

- Detak jantung menjadi cepat
- Meningkatnya tekanan darah
- Kecemasan
- Mual, sakit perut, dan diare
- Sakit kepala parah

Sejumlah efek samping yang muncul ini bisa berkurang seiring waktu. Biasanya tingkat gula darah setelah konsumsi kafein bakal menuncak dan tetap ada sekitar tiga hingga enam jam.

Ketika mengonsumsi kopi dalam jumlah yang sangat tinggi, kejang juga bisa terjadi pada diri seseorang. Jika hal ini terjadi, pastikan untuk berkonsultasi secara medis secepatnya.

3 dari 3 halaman

Cara Mencegah Overdosis Kafein

Jika kamu lelah mengalami efek samping dari kafein, kamu bisa mulai mengurangi jumlah kafein yang kamu konsumsi. Menguranginya secara perlahan bisa membantu dalam meminimalisasi efek samping kafein.

Kamu juga bisa mengganti jenis minuman kafein milikmu dengan jenis dekafein. Mengganti kopi dengan teh herbal juga bisa membantu transisi dalam mengurangi jumlah kafein ini.

Jika kamu suka mengonsumsi es kopi, kamu disarankan untuk mulai menggantinya dengan air putih. Lakukan perubahan secara perlahan sedikit demi sedikit untuk perubahan ini.

Mulai berhenti konsumsi kopi ini bisa menimbulkan efek serupa sakau yang berupa meningkatnya rasa sakit kepala, mudah terganggu, insomnia, kesulitan konsentrasi, dan bahkan gejala serupa flu. Tidak semua orang mengalami gejala yang sama sedangkan yang lain bakal mengalaminya lebih lama terutama ketika konsumsi kopinya tinggi.

Secara umum, gejala ini bakal muncul sekitar 12 hingga 24 jam setelah kamu berhenti konsumsi kafein. Dampak ini bisa bertahan mulai dua hingga enam hari dan bisa sangat tergantung jumlah kafein yang dikonsumsi.

(mdk/RWP)

Baca juga:
5 Macam Makanan yang Penting Dikonsumsi untuk Memberi Suntikan Energi Seketika
6 Makanan yang Bisa Membuatmu Jadi Target Gigitan Nyamuk
Bisa Bermasalah, Ketahui 3 Masalah yang Muncul dari Terlalu Banyak Minum Air Putih
7 Masalah Kesehatan yang Bisa Muncul Akibat Kekurangan Kalsium
5 Cemilan yang Ternyata Harus Dihindari saat Diet

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini