24 November, Runtuhnya Taliban di Afghanistan hingga Meninggalnya Freddie Mercury

24 November, Runtuhnya Taliban di Afghanistan hingga Meninggalnya Freddie Mercury
Dua tawanan asing Taliban dibebaskan. ©YouTube/ Merdeka.com
SUMUT | 24 November 2021 06:45 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Setiap hari menjadi peristiwa penting di seluruh belahan dunia. Peristiwa-peristiwa tersebut terkadang terjadi di tanggal yang sama namun di tahun-tahun yang berbeda.

Pada 24 November misalnya, terjadi beberapa peristiwa yang menjadi sejarah tak terlupakan di bidang musik maupun ilmu pengetahuan. Terkadang penting untuk mengingat peristiwa-peristiwa ini sebagai pembelajaran di masa kini maupun mendatang.

Berikut selengkapnya peristiwa penting 24 November yang telah terjadi sepanjang sejarah dan menjadi momen penting bagi sebagian besar orang:

2 dari 3 halaman

Charles Darwin Menerbitkan Karya Ilmiah yang Berpengaruh hingga Kini

Charles Darwin Menerbitkan Karya Ilmiah yang Berpengaruh hingga Kini

On the Origin of Species by Means of Natural Selection, sebuah karya ilmiah terobosan oleh naturalis Inggris Charles Darwin, diterbitkan di Inggris pada 24 November 1859. Teori Darwin berpendapat bahwa organisme secara bertahap berevolusi melalui proses yang disebutnya "seleksi alam." 

Dalam seleksi alam, organisme dengan variasi genetik yang sesuai dengan lingkungannya cenderung memperbanyak keturunan daripada organisme dari spesies yang sama yang tidak memiliki variasi, sehingga mempengaruhi susunan genetik spesies secara keseluruhan.

Pada saat kematian Darwin pada tahun 1882, teori evolusinya diterima secara umum. Untuk menghormati karya ilmiahnya, ia dimakamkan di Westminster Abbey di samping raja, ratu, dan tokoh terkenal lainnya dari sejarah Inggris. 

Perkembangan selanjutnya dalam genetika dan biologi molekuler menyebabkan modifikasi dalam teori evolusi yang diterima, tetapi ide-ide Darwin tetap penting di lapangan.

Peristiwa The Bristol Blitz: Pengeboman di Inggris oleh Jerman

Bristol memiliki pelabuhan dan galangan kapal yang penting. Pabrik Bristol Airplane Company membuat pesawat pengebom Blenheim dan Beaufort, dan pesawat tempur Beaufighter untuk Royal Air Force. Ini membuatnya menjadi target yang jelas untuk serangan udara.

Kota ini dibom besar-besaran antara Juni 1940 dan Mei 1944. Periode pengeboman reguler terpanjang, yang dikenal sebagai 'Blitz Bristol' dimulai pada musim gugur 1940 dan berakhir pada musim semi berikutnya.

Bom pertama Bristol Blitz jatuh sekitar pukul 6 sore pada hari Minggu 24 November 1940. Enam serangan bom selanjutnya terjadi sampai serangan besar terakhir pada bulan April 1941. Sekitar 1436 orang tewas dan 1800 terluka parah.

3 dari 3 halaman

Taliban Kalah pada 24 November 2001

Taliban runtuh di Afghanistan Utara pada 24 November 2001, setelah berusaha menguasai Afghanistan sejak tahun 1996.  Taliban adalah sekelompok gerilya nasionalis Islam pendukung Pasthun, yang terkait dengan peristiwa yang mengarah pada pengeboman gedung World Trade Center dan Pentagon pada 11 September 2001.

Ratusan pejuang Taliban sedang mengevakuasi benteng pertahanan Kondoz di Afghanistan utara. Rekaman di CNN menunjukkan tentara Taliban Afghanistan dalam konvoi kendaraan, termasuk sebuah tank, berbaris keluar dari Kondoz hari itu dan menyerah kepada pasukan Aliansi Utara. Para prajurit Taliban terlihat berjabat tangan dengan pasukan Aliansi.

taliban gelar parade militer dengan kendaraan lapis baja as©2021 REUTERS/Ali Khara

Peringatan Kematian Freddie Mercury

Freddie Mercury membantu membuat Queen salah satu band rock terbesar yang pernah ada, dan dia dianggap sebagai salah satu penyanyi terbesar dalam sejarah musik rock.

Dia terutama dikenal karena gaya panggungnya yang flamboyan, dan jangkauan vokal empat oktafnya yang mengesankan.

Pada November 1991, jelas bahwa kesehatan Freddie memburuk dengan cepat. Dia memutuskan untuk berhenti minum obat AIDS meskipun obat penghilang rasa sakit masih diperlukan. Di tempat tidur, bintang itu mengundang keluarga dan teman bandnya untuk kunjungan singkat, bersama dengan teman-teman tepercaya seperti Elton John. 

Pada tanggal 24 November 1991 Freddie Mercury meninggal di rumahnya di Kensington, Garden Lodge, pada usia 45 tahun karena pneumonia bronkial karena komplikasi terkait AIDS.

(mdk/amd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami