Penyebab Mata Belekan Berlebihan, Jangan Sepelekan

Penyebab Mata Belekan Berlebihan, Jangan Sepelekan
Ilustrasi mata. ©2019 Merdeka.com/Pixabay
SUMUT | 5 Oktober 2022 18:53 Reporter : Ani Mardatila

Merdeka.com - Belek pada mata merupakan sesuatu yang wajar muncul di pagi hari. Belek merupakan lendir mata, sel kulit, minyak dan kotoran lainnya. Namun, tahukah Anda bahwa ternyata mata belekan berlebihan merupakan sebuah gejala kondisi kesehatan tertentu.

Salah satu penyebab mata belekan berlebihan adalah produksi lendir mata yang berlebihan. Produksi lendir mata yang berlebihan inilah yang menandakan kondisi kesehatan yang mungkin sedang Anda alami.

Salah tanda belekan yang menandakan kondisi kesehatan Anda adalah belekan yang berwarna hijau atau kuning dan disertai penglihatan kabur. Berikut merdeka.com telah merangkum beberapa penyakit yang ditandai dengan belekan:

2 dari 3 halaman

Penyebab Mata Belekan Berlebihan

Konjungtivitis

Konjungtivitis merupakan infeksi atau pembengkakan di membran luar bola mata. Infeksi bisa disebabkan oleh virus, bakteri, alergi, atau paparan bahan kimia. Kondisi ini membuat pembuluh darah di selaput tipis yang melapisi bagian mata meradang.

Lendir putih, kuning, atau hijau yang berserabut dan cukup tebal hingga menutup mata yang disebabkan konjungtivitis menjadi penyebab mata belekan berlebihan. Belek ini juga dapat menyebabkan pengerasan kulit yang parah. Gejala lain yang mungkin dirasakan seperti mata gatal, berpasir, iritasi, dan merah.

Blepharitis

Blepharitis adalah peradangan pada kelopak mata. Blepharitis umumnya terjadi ketika kelenjar minyak kecil yang terletak di dekat pangkal bulu mata tersumbat. Blepharitis seringkali merupakan kondisi kronis yang sulit diobati.

Blepharitis bisa menimbulkan ketidaknyamanan pada mata. Mata akan mengeluarkan cairan kuning atau hijau, pengikisan kelopak mata, hingga gejala iritasi lainnya.

Ulkus Kornea

Ulkus kornea adalah infeksi kornea yang mengancam penglihatan dan menimbulkan abses. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh trauma pada mata atau infeksi mata yang tidak diobati. Nyeri mata, kemerahan, kelopak mata bengkak adalah karakteristik dari ulkus kornea. Ulkus korna juga menjadi salah satu penyebab mata belekan berlebihan. Belek ini bisa berupa nanah yang sangat parah sehingga mengaburkan kornea dan merusak penglihatan.

Sindrom Mata kering

Gejala mata kering termasuk mata merah, sensasi terbakar, penglihatan kabur dan perasaan mengganjal di mata. Mata kering, yang disebabkan oleh kurangnya produksi air mata, menghasilkan keluarnya belek pada mata. Sindrom mata kering lebih sering terjadi pada orang berusia 50 dan lebih tua. Sindrom mata kering biasanya tidak memengaruhi penglihatan secara permanen.

Bintitan

Kebanyakan bintitan disebabkan oleh infeksi bakteri. Bintitan adalah peradangan pada kelopak mata yang berhubungan dengan kumpulan kecil nanah. Dalam kebanyakan kasus, infeksi disebabkan oleh bakteri Staphylococcus. Bintitan menyebabkan pembengkakan pada kelopak mata. Bintitan juga dapat menjadi penyebab mata belekan berlebihan.

Chalazion

Serupa dengan bintitan, chalazion merupakan pembengkakan di kelopak mata. Chalazion cenderung tidak menimbulkan rasa sakit. Chalazion disebabkan oleh penyumbatan di salah satu kelenjar meibom kecil pada kelopak mata atas dan bawah. Minyak yang dihasilkan kelenjar ini membantu melembabkan mata.

Dakriosistitis

Dakriosistitis adalah infeksi pada kantung air mata atau kantung lakrimal di sudut bawah mata yang dapat menyebabkan rasa sakit, kemerahan, dan ketidaknyamanan. Dacryocystitis biasanya disertai gejala keluarnya belek tebal, rasa sakit di sudut luar bawah kelopak mata, kemerahan dan bengkak di dekat kelopak mata luar bawah, mata berair, dan demam. Orang dengan dakriosistitis kronis cenderung mengalami rasa sakit, kemerahan, atau pembengkakan.

Keratitis

Keratitis adalah peradangan kornea yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus yang bisa menular. Selain bakteri dan virus, keratitis juga bisa disebabkan oleh cedera yang relatif kecil seperti memakai kontak lensa terlalu lama, kondisi ini tidak menular. Gejala keratitis meliputi belek berlebihan, mata merah, rasa sakit dan iritasi pada mata yang terkena, pandangan kabur, sensitivitas terhadap cahaya, dan kesulitan membuka mata.

3 dari 3 halaman

Penyebab Mata Belekan Berlebihan dan Penyakit yang Menyertainya

Saluran air mata tersumbat

Saluran air mata dapat menjadi tersumbat pada orang dewasa karena cedera, infeksi, peradangan, atau (jarang) tumor. Penuaan juga dapat menyebabkan saluran air mata menyempit. Saluran air mata yang tersumbat dapat menyebabkan lendir mata yang lengket dan tebal, dan mungkin menyakitkan.

Herpes mata

Herpes mata, juga dikenal sebagai herpes okular adalah infeksi mata oleh virus herpes simpleks (HSV). Infeksi HSV pada lapisan kornea tengah yang lebih dalam, yang dikenal sebagai stroma, dapat menyebabkan kerusakan parah yang menyebabkan kehilangan penglihatan dan kebutaan.

Gejala khas herpes mata meliputi sensitivitas terhadap cahaya, pandangan kabur, mata merah, blepharitis, belekan, dan mata berair. Herpes mata ringan dan berat dapat diobati dengan obat antivirus.

Cara Mengatasi Mata Belekan

Saat mata terasa gatal, kamu tidak boleh menggaruknya karena bisa membuat bakteri penyebab belekan menyebar ke area mata lainnya. Lalu, apa yang harus dilakukan saat mata belekan dan gejala penyertanya muncul? Berikut ini di antaranya:

Kompres mata pakai air hangat selama 10-15 menit. Cara ini bukan untuk membunuh kuman penyebab, hanya bisa menghilangkan gejala yang muncul.

Hindari penyebab alergi, terutama jika belekan muncul sebagai reaksi alergi.

Gunakan obat mata, tapi jangan terlalu sering. Sebaiknya bicara pada dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan obat tetes mata agar kamu mengetahui dosis dan jangka waktu pemakaiannya.

(mdk/amd)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini