Diet OCD Adalah Penurunan BB dengan Puasa, Ketahui Menu Hingga Tahapannya

Diet OCD Adalah Penurunan BB dengan Puasa, Ketahui Menu Hingga Tahapannya
Ilustrasi diet. ©Shutterstock/R. Gino Santa Maria
TRENDING | 4 Oktober 2021 11:24 Reporter : Mutia Anggraini

Merdeka.com - Diet OCD adalah suatu metode penurunan berat badan yang kini mulai digemari banyak orang. Diet OCD adalah sebuah istilah yang pertama kali dipopulerkan oleh seorang selebriti Indonesia, Deddy Corbuzier.

Menurut Deddy Corbuzier dalam ebook miliknya yang dirilis beberapa waktu lalu, diet OCD adalah program penurunan berat badan yang terinspirasi dengan metode berpuasa. Namun, program itu sedikit lebih berbeda dengan ibadah puasa umat Islam pada umumnya.

Secara umum, diet merupakan sebuah cara untuk mendapatkan berat badan ideal dengan mengurangi asupan makanan yang berlebihan bagi tubuh. Tentu saja, diet harus disertai dengan pengawasan ahli gizi yang ketat agar dilakukan dengan sehat dan tak menimbulkan gangguan kesehatan pada tubuh.

Tak hanya demi mendapatkan berat badan ideal sebagai penunjang penampilan, diet juga bermanfaat bagi tubuh. Di antaranya yakni memaksimalkan kebutuhan asupan gizi serta meminimalisir fungsi organ tubuh agar tak bekerja secara berlebihan.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan diet OCD hingga tahapan serta menu makanannya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari berbagai sumber.

2 dari 4 halaman

Istilah Diet OCD

Diet OCD adalah akronim dari Obsessive Corbuzier's Diet yang dipopulerkan oleh Deddy Corbuzier. Sejak diperkenalkan ke publik, diet OCD kini semakin banyak dilihat sebagai salah satu solusi menurunkan berat badan.

Secara istilah, diet OCD adalah metode dengan berpuasa singkat untuk menahan nafsu makan yang luar biasa. Namun, selama berpuasa singkat itu, seseorang dapat mengonsumsi air putih atau segala minuman tanpa gula.

ocd

©2017 seruni.id

Salah satu yang ditawarkan dalam diet OCD adalah metode jendela makan. Puasa singkat itu terbagi menjadi tiga yakni 16 jam, 18 jam, dan 20 jam.

Dalam waktu tersebut, 8 jam, 6 jam, atau 4 jam menjadi momen untuk mengonsumsi berbagai makanan yang diinginkan namun tetap dalam porsi wajar. Hal ini menghindari penumpukan kalori secara berlebihan.

3 dari 4 halaman

Menu Diet OCD

Salah satu hal yang terpenting dalam diet OCD adalah dengan memperhatikan menu serta gizi pada makanan yang hendak dikonsumsi. Bagi pelaku diet OCD, beberapa asupan berikut ini harus dikonsumsi saat berada di waktu jendela makan.

Beberapa menu yang wajib dikonsumsi saat melakukan diet OCD adalah sebagai berikut,

1. Karbohidrat

Saat diet, tubuh tentu masih membutuhkan karbohidrat sebagai sumber zat tenaga. Saat melakukan diet OCD, perhatikan porsi asupan karbohidrat. Jangan melebihi porsi karbohidrat meski setelah melakukan puasa singkat.

2. Vitamin

Vitamin juga diperlukan tubuh meski tengah melakukan diet. Penuhi kebutuhan vitamin dengan mengonsumsi sayuran dan buah di saat jendela makan tiba. Jika perlu, tambah dengan suplemen vitamin agar tubuh tidak kekurangan gizinya.

3. Protein

Untuk menjaga massa otot tetap baik, konsumsi pula sumber zat protein selama jendela makan tiba. Pelaku diet OCD dapat memperoleh nutrisi yang satu ini melalui daging hewan, telur, tahu, dan lain sebagainya.

4. Minum Air

Menu yang tak kalah pentingnya yakni air mineral. Selalu penuhi kebutuhan minum air agar tubuh tetap terhidrasi dengan baik.

Caranya, konsumsi air putih sebanyak 1 hingga 2 gelas setiap jam. Hal ini juga perlu diimbangi dengan kegiatan fisik ringan selama diet agar tubuh tetap fit dan bugar.

4 dari 4 halaman

Tahapan Diet OCD

Secara garis besar, diet OCD memiliki tiga level waktu serta satu level ekstrem yang bisa dilakukan. Hal ini hendaknya perlu dikonsultasikan dengan ahli gizi serta dokter sebelum melakukannya dengan baik dan benar. Ada pun beberapa tahapan diet yang perlu dicermati yakni sebagai berikut:

Berpuasa 16 Jam

Tahapan ini disebut dengan level 1 pada diet OCD. Selama 16 jam, seseorang harus berpuasa singkat dan diperbolehkan mengonsumsi makanan pada rentang waktu sisanya yakni 8 jam.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal serta diharapkan, lakukan diet yang satu ini selama 2 minggu. Setelah itu, tubuh akan mulai beradaptasi hingga siap untuk naik pada level berikutnya.

Berpuasa 18 Jam

Setelah sukses dengan level 1 dan berpuasa selama 16 jam, maka seseorang dapat naik pada level 2. Pada tahap ini, seseorang harus berpuasa selama 18 jam.

Sisanya, selama 6 jam seseorang diperbolehkan untuk mengonsumsi apa saja dalam batas normal. Setelah itu, tubuh tidak boleh mengonsumsi apa pun kecuali air putih.

ilustrasi diet nordicShutterstock/Timolina

Berpuasa 20 Jam

Setelah tubuh terbiasa untuk berpuasa selama 18 jam dalam 2 minggu, maka seseorang dapat berlanjut pada level ketiga. Dalam tahapan ini, seseorang harus berpuasa selama 20 jam penuh dan hanya diperbolehkan untuk mengonsumsi air putih.

Dalam waktu 4 jam, tubuh kemudian mendapatkan nutrisi dengan mengonsumsi makanan dalam batas wajar. Tak diperbolehkan untuk memilih makanan dengan kalori dan gula tinggi.

Berpuasa 24 Jam

Level terakhir pada diet OCD adalah berpuasa selama 24 jam atau satu hari penuh. Level ini terbilang berat dan ekstrem untuk dilakukan setelah tubuh terbiasa untuk berpuasa selama 20 jam.

Seseorang tetap dapat mengonsumsi makanan di hari lain, namun hanya satu kali saja. Setelah itu, maka ia harus kembali berpuasa selama 24 jam.

Namun, level ini dianjurkan untuk dilakukan sebagai selingan saat melakukan puasa level 1-3. Jadi, seseorang dapat melakukan puasa 24 jam penuh dalam jangka waktu 2-3 kali setiap minggu.

(mdk/mta)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami