Dapat Penghargaan dari FAO & IRRI, Jokowi Pamer Proyek Infrastruktur Sektor Pertanian

Dapat Penghargaan dari FAO & IRRI, Jokowi Pamer Proyek Infrastruktur Sektor Pertanian
Presiden Jokowi. ©Biro Pers Media Istana
EKONOMI | 14 Agustus 2022 16:29 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Pemerintah Indonesia mendapatkan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRR) sebagai pengakuan atas sistem pertanian-pangan yang tangguh dan swasembada beras tahun 2019-2021 melalui penggunaan teknologi inovasi padi.

Atas penghargaan tersebut, Presiden Joko Widodo membeberkan berbagai upaya yang ditempuh untuk memberikan dukungan kepada sektor pertanian. Salah satunya pembangunan infrastruktur yang dilakukan sejak tahun 2015.

"Kita telah membangun banyak bendungan, embung dan jaringan irigasi," kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Minggu (14/8).

Sejak tahun 2015, Jokowi menyebut sudah ada 29 bendungan besar yang diresmikan. Tahun ini jumlah bendungan yang dibangun pun akan bertambah menjadi 38 bendungan.

"Seingat saya sampai hari ini telah diresmikan 29 bendungan besar dan tahun ini akan selesai lagi totalnya 38 bendungan," kata dia.

Jumlah bendungan yang dibangun juga akan terus bertambah hingga masa jabatannya habis di tahun 2024. Jokowi menargetkan 61 bendungan rampung dibangun setelah dirinya tak lagi menjadi Presiden Republik Indonesia.

"Sampai 2024 kurang lebih 61 bendungan (terbangun)," kata dia.

2 dari 2 halaman

Bangun Ribuan Embung

Tak hanya bendungan, Jokowi juga ingin menutup masa jabatannya dengan membangun 4.500 embung di seluruh Tanah Air.

Selain itu, Jokowi menyebut sejak tahun 2015, pemerintah juga membangun jaringan irigasi. Dalam 7 tahun, sudah terbangun 1,1 juta jaringan irigasi. "1,1 juta jaringan irigasi yang telah kita bangun selama 7 tahun ini," kata dia.

Dukungan sektor pertanian juga diberikan dalam bentuk lain. Mulai dari pemanfaatan varietas-varietas unggul tanaman padi hingga intensifikasi dan ekstensifikasi lahan.

"Semua itu memberikan sebuah hasil peningkatan produksi yang kita lihat sekarang ini," kata dia.

Sehingga dalam 3 tahun berturut-turut, jumlah produksi beras nasional telah mencapai 31,3 juta ton. Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat produksi beras di bulan April telah mencapai 10,2 juta ton.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi pun mengucapkan terima kasih kepada FAO dan IRRI yang telah memberikan dukungannya kepada Indonesia.

"Sekali lagi terima kasih saya sampaikan kepada IRRI dan FAO yang memberikan dukungan kepada Indonesia dalam berproduksi selama ini," pungkasnya.

(mdk/idr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini