Ekonomi Mulai Pulih, Prospek Industri Properti Dinilai Makin Cerah

Ekonomi Mulai Pulih, Prospek Industri Properti Dinilai Makin Cerah
Apartemen. ©2020 Merdeka.com
EKONOMI | 27 Oktober 2021 20:42 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Badan Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi pandemi Covid-19 akan cepat berakhir dan terkendali di tahun 2022. Hal ini menjadi kabar baik bagi para pelaku industri nasional. Apalagi beberapa sektor industri seperti properti mulai bangkit dan tumbuh lebih cepat dibandingkan tahun lalu.

Senior Associate Director Investment Service Colliers International Indonesia, Aldi Garibaldi mengatakan, aktivitas masyarakat yang kembali normal akan mendorong peningkatan kebutuhan terhadap perkantoran dan hunian. Dampaknya, terjadi kebangkitan sektor properti dan perekonomian juga dapat berputar lebih cepat.

"Berakhirnya pandemi dan penyebaran Covid-19 yang terkendali akan menjadi momentum percepatan bisnis properti. Berbagai insentif yang diberikan pemerintah juga akan semakin optimal jika kondisi ekonomi kembali pulih," kata Aldi di Jakarta, Rabu (27/10).

Sejak pandemi terjadi awal tahun lalu, konsumsi di sektor properti telah bergeser ke kawasan rumah tapak dengan fasilitas yang lengkap. Seperti infrastruktur yang terhubung dengan teknologi informasi dan fasilitas yang mendukung aktivitas penghuni seperti sarana olahraga dan berbagai kebutuhan sosial lainnya.

Aldi mengatakan meningkatnya kebutuhan properti membuka window opportunity untuk membeli properti dalam 1-2 tahun ke depan. Dalam rentang dua tahun ke depan mungkin harga properti masih stabil, tapi setelah itu harga akan naik gila-gilaan.

Apalagi, harga properti sedang terkoreksi dan bunga KPR masih sangat rendah. "Jadi sekarang affordability itu menjadi sedikit terpecahkan dengan KPR dan KPA yang murah. Dalam situasi ini developer harus siap karena berbagai faktor itu sangat bagus untuk properti," katanya.

Saat ini Aldi mengungkapkan, sejumlah pengembang properti besar sangat agresif dalam mengembangkan proyek-proyek properti baru. Dia mencontohkan Agung Podomoro yang sejak tahun lalu terus mempercepat pembangunan sejumlah proyek propertinya di berbagai lokasi. Bahkan terbaru Agung Podomoro mengembangkan kawasan hunian tapak mewah di Jakarta Timur.

Menanggapi situasi dan kondisi market properti saat ini, Marketing Director Agung Podomoro Agung Wirayaja mengatakan Agung Podomoro telah mengambil inisiatif di depan untuk menjadi katalisator industri properti dengan mengembangkan proyek kawasan premium di sejumlah wilayah.

"Agung Podomoro sebagai pemimpin pasar akan menjaga konsistensinya dalam memberikan produk properti yang terbaik. Prediksi WHO bahwa pandemi akan segera berakhir tentunya akan menjadi energi bagi sektor properti untuk bekerja lebih keras dengan menghadirkan produk-produk properti sesuai kebutuhan masyarakat," katanya.

Agung Podomoro baru saja merilis kawasan properti premium yakni Bukit Podomoro Jakarta. Kehadiran mahakarya terbaru APLN ini merupakan solusi di tengah kebutuhan hunian eksklusif di ibu kota. Selain faktor lokasi strategis dan aksesibilitas yang lebih terjangkau, Bukit Podomoro Jakarta membawa value tinggi bagi penghuninya. (mdk/azz)

Baca juga:
Ekonomi Digital Tumbuh, Total Penjualan LPCK per Kuartal III 2021 Capai Rp568 Miliar
Pekerja Informal Tak Punya Slip Gaji Bisa Beli Rumah Lewat BP Tapera, Begini Caranya
Meikarta Raih Penghargaan dalam Golden Property Awards
Living First 2021: Cara Astra Property Berbagi Energi Positif ke Publik
DP Nol Persen & Ada Insentif Pajak, Ini Harus Diperhatikan Sebelum Investasi Properti
BTN: Perpanjangan DP Nol Persen Gairahkan Pasar Perumahan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami