Kemenhub Ajukan Anggaran 2020 Sebesar Rp41,75 Triliun

UANG | 12 Juni 2019 18:25 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengajukan anggaran sebesar Rp41,75 triliun pada 2020, jumlah itu jauh lebih kecil dibanding pagu kebutuhan awal yang senilai Rp87,84 triliun.

"Setelah melalui review beberapa kali, Surat Bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan menetapkan pagu indikatif Kementerian Perhubungan untuk tahun anggaran 2020 sebanyak Rp41,75 triliun," ujar Budi dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (12/6).

Kementerian Perhubungan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) beserta Pemerintah Daerah mulanya mengajukan pagu kebutuhan tahun 2020 sebesar Rp87,84 triliun. Namun, berdasarkan kajian angka dasar Surat Sekjen Kemenhub per 15 Maret 2019, nominal tersebut berubah menjadi Rp69,10 triliun.

Jumlah itu semakin mengecil setelah Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengeluarkan Surat Bersama Usulan Pagu Indikatif Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Kemenhub 2020, menjadi Rp41,75 triliun.

Budi menyebutkan, pagu indikatif tersebut kelak akan dialokasikan untuk berbagai kebutuhan. Antara lain, belanja modal, belanja barang tidak mengikat, belanja barang mengikat, dan belanja pegawai.

Porsi terbesar dialokasikan untuk belanja modal, yakni sebesar Rp23,89 triliun atau sekitar 57,22 persen dari total pagu indikatif. Disusul belanja barang tidak mengikat Rp11,02 triliun (26,40 persen), belanja pegawai Rp4,05 triliun (9,71 persen), dan belanja barang mengikat Rp2,78 triliun (6,67 persen) .

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menhub Budi Sebut Evaluasi Tarif Ojol Usulan Pengemudi
Inggris Minat Bangun Jalur Kereta Api di Bali
Menhub Budi Akui Penanganan Arus Balik Lebaran 2019 Belum Maksimal
H+6 Lebaran, Bandara Gorontalo Catat OTP Tertinggi
Mengupas Rencana 'Impor' Maskapai Asing Tekan Harga Tiket Pesawat
Menhub Budi Sebut Pengoperasian Maskapai Asing Beri Peluang Reformasi

(mdk/azz)