LPKR Diproyeksi Lewati Target Pra-Penjualan 2021 Rp4,2 T

LPKR Diproyeksi Lewati Target Pra-Penjualan 2021 Rp4,2 T
Lippo Karawaci. ©docstoc.com
EKONOMI | 21 Oktober 2021 09:59 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Citigroup Securities Indonesia memperkirakan PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) berpotensi membukukan pra-penjualan 2021 melampaui target sebesar Rp4,2 triliun. Proyeksi tersebut berkaca dari catatan pendapatan pra-penjualan LPKR per September 2021 senilai Rp3,9 triliun atau naik 71 persen YoY (year on year).

"Kontributor utama penjualan LPKR pada Kuartal III/2021 adalah peluncuran hunian Cendana Parc Tahap II. Tingginya penjualan ini ditopang oleh produk hunian di kawasan kota mandiri yang sudah mapan dan opsi pembiayaan cicilan hingga 48 bulan," ungkap Analis Citigroup Securities Indonesia Felicia Asrinanda Barus, ditulis Kamis (21/10).

"LPKR juga masih akan melakukan 2 peluncuran proyek pada Kuartal IV/2021, yakni klaster premium dengan harga di atas Rp2 miliar per unit dan ruko di Lippo Village," tambahnya.

Dengan proyeksi tingginya penjualan properti hingga akhir tahun 2021, Felicia pun memprediksi LPKR mampu melampaui target pra-penjualan Rp4,2 triliun. "LPKR bisa melampaui pra-penjualan 2021 yang sebesar Rp4,2 triliun," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Pra-Penjualan Sampai Kuartal III Capai 59 Persen

sampai kuartal iii capai 59 persen rev1

Sementara itu, CEO LPKR John Riady menyampaikan bahwa perusahaan menargetkan pra-penjualan sebesar Rp4,2 triliun pada tahun 2021, atau naik 20 persen dari target yang telah ditetapkan di awal tahun 2021 sebesar Rp3,5 triliun. Pada Kuartal III/2021, pra-penjualan LPKR mencapai Rp1,56 triliun, naik 27 persen YoY dari Rp1,24 triliun pada Kuartal III/2020.

Oleh karena itu, dalam 9 bulan pertama 2021, LPKR telah mencatatkan pra-penjualan senilai Rp3,9 triliun. "Sekitar 59 persen peningkatan penjualan pada Kuartal III/2021 berasal dari produk rumah tapak dengan harga terjangkau dan pertumbuhan permintaan di San Diego Hills," jelasnya.

John menambahkan LPKR masih melihat produk rumah tapak sebagai pendorong utama kinerja pra-penjualan sampai dengan akhir tahun 2021. Selain itu, didukung juga oleh kontribusi dari anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK) melalui penjualan tanah industri, komersil, dan proyek Waterfront Estates.

"Manajemen meyakini dapat mencapai revisi kenaikan target pra-penjualan setahun penuh pada tahun 2021 karena didasari oleh ekspektasi keberhasilan peluncuran Fase 2 dari Cendana Parc di Lippo Village, penjualan produk apartemen yang siap huni, serta kelanjutan penjualan tanah industri dan properti komersil di Lippo Cikarang," tegasnya.

(mdk/bim)

Baca juga:
RUPSLB LPKR Angkat Seorang Komisaris dan 2 Direksi Anyar
Kinerja SILO Diprediksi Stabil, LPKR Ikut Rasakan Cuan
Bos LPKR Ungkap 2 Sub-Sektor Properti ini Tumbuh Tinggi di Tengah Pandemi
Ditopang Rumah Tapak, LPKR Diyakini Capai Target Pra-Penjualan 2021 Rp4,2 Triliun
LPCK Sebar Dividen Rp 150 Miliar, LPKR Ikut Cuan
CEO LPKR: Jika Indonesia Ingin Maju, Industri Kesehatan Perlu Dikembangkan
Naik 20 Persen, Target Pra-Penjualan 2021 LPKR Dipatok Rp4,2 Triliun

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami