Tanpa Integrasi, Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Capai Rp 62.500

Tanpa Integrasi, Tarif Tol Layang Jakarta-Cikampek Bisa Capai Rp 62.500
Tol Layang Jakarta-Cikampek. ©Liputan6.com/Zulfikar Abubakar
EKONOMI | 17 November 2020 13:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Integrasi tarif Tol Jakarta-Cikampek dalam waktu dekat akan segera diberlakukan, baik bagi Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (Tol Layang Jakarta-Cikampek) maupun Tol Jakarta-Cikampek eksisting.

PT Jasa Marga (Persero) Tbk menggarisbawahi manfaat yang diterima pengguna jalan atas maupun bawah adalah sama-sama memberikan manfaat perjalanan yang lebih efektif dan efisien. Untuk pengguna jalan jarak jauh, tentu saja yang seharusnya melakukan 2x transaksi menjadi 1x transaksi saja.

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru mengatakan, jika dioperasikan secara terpisah, tarif untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated mencapai Rp1.250 per km.

Artinya, pengguna jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated (jarak jauh) untuk Golongan 1 harus membayar tarif sebesar Rp47.500, ditambah tarif Jalan Tol Jakarta-Cikampek sebesar Rp15 ribu. Sehingga total tarif untuk pengguna Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated mencapai Rp62.500.

"Pertanyaan yang sering kami terima pada masa sosialisasi ini adalah kenapa pengguna jalan yang tidak lewat atas harus terdampak perubahan tarif. Hal ini karena manfaat yang diterima pengguna jalan jarak dekat adalah distribusi lalu lintas lebih merata sehingga kelancaran di Jalan Tol Jakarta-Cikampek bawah dapat dirasakan cukup signifikan," kata Heru, Selasa (17/11).

"Integrasi ini bisa menjadi solusi untuk mengurai kepadatan kendaraan, sehingga dapat mengembalikan manfaat Jalan Tol Jakarta Cikampek yang lebih efisien bagi penggunanya," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Tingkatkan Pelayanan

rev1

Heru pun menjelaskan Jasa Marga akan terus meningkatkan pelayanan di Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated yang akan dirasakan para pengguna jalan tol.

Antara lain, melalui pemeliharaan secara periodik seperti scrapping, filling, dan overlay (SFO). Pada 2020 ini, terdapat pula penambahan lajur di on-off ramp Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated di sekitar KM 48 di kedua arah, baik arah Jakarta maupun arah Cikampek sepanjang lebih dari 3 km.

"Selain itu kami juga melakukan pemeliharaan jembatan, expansion joint, patching, tutup lubang, dan pemeliharaan drainase. Jadi tak hanya mengurai kemacetan saja, namun kami ingin para pengguna jalan dapat merasakan manfaat jalan tol yang lebih banyak, tentunya dengan mengedepankan keamanan dan kenyamanan para pengguna," papar Heru.

Khusus untuk Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, selain pekerjaan pemeliharaan periodik sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Jasa Marga juga menyiapkan berbagai pelayanan keselamatan di jalan tol ini.

"Kami melengkapi jalan tol ini dengan pelayanan keselamatan, diantaranya 8 Emergency Access dan 8 Emergency Opening yang telah selesai dibangun. Saat ini kami juga tengah membangun 4 emergency parking bay dengan progress saat ini hingga 56,9 persen," tutup Heru.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Alasan BPJT Tetap Naikkan Tarif Tol Jakarta-Cikampek di Tengah Pandemi
Integrasi dengan Tol Layang, Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik Jadi Rp20.000
Dibangun 4 Parkir Darurat di Tol Layang Jakarta-Cikampek
CEK FAKTA: Hoaks Jalan Layang Tol Cikampek Bergelombang karena Dilintasi Mobil Esemka
Tol Layang Jakarta-Cikampek Kembali Beroperasi
Tol Layang Jakarta-Cikampek Mulai Dibuka Kembali Malam Ini

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami