Tingkatkan Jumlah Pengusaha Muda, Pemerintah Bakal Tambah Dana KUR 2022

Tingkatkan Jumlah Pengusaha Muda, Pemerintah Bakal Tambah Dana KUR 2022
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso. ©Liputan6.com
EKONOMI | 28 Desember 2021 10:58 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya meningkatkan jumlah wirausaha muda di Indonesia. Termasuk kelompok penduduk milenial.

Untuk mewujudkan hal itu, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengungkapkan pemerintah berencana untuk meningkatkan anggaran Kredit Usaha rakyat (KUR) di tahun depan. Yakni lebih dari Rp285 triliun atau besaran target KUR 2021 ini.

"Jadi, akan ditambah kuotanya lebih besar dari Rp285 triliun di di 2022. Dan ini sedang didiskusikan," tegasnya dalam webinar OJK, Jakarta, Selasa (28/12).

Meski begitu, Wimboh tidak menyebut secara pasti berapa total pagu anggaran KUR di 2022. Selain menambah nilai pagu, OJK juga berjanji untuk mempermudah akses KUR bagi kelompok wirausaha milenial maupun UMKM.

"Jadi, (KUR) 2022 akan ditambah kuotanya. Bahkan, dipermudah," tekannya.

Melalui dua strategi tersebut, bos OJK berharap minat anak muda untuk menjadi wirausaha bisa meningkat. Dia pun meminta pemerintah daerah, perbankan, dan stakeholders terkait untuk meningkatkan kolaborasi guna menggali potensi usaha di setiap-setiap daerah bagi kalangan milenial.

"Sekarang jangan kecil hati, marilah kita selesaikan bersama-sama. Kita yakin kalau kita semua selesaikan bersama ada solusinya," tuturnya.

2 dari 2 halaman

Berikan Pendampingan UMKM

umkm

Selain itu, pemerintah tidak sekedar menyediakan pembiayaan tapi juga ada pembinaan bagi pelaku UMKM supaya mereka paham cara menggunakan dana tersebut dengan baik. Tidak hanya itu, pemerintah sekaligus mengedukasi UMKM agar bisa mengakses pembiayaan melalui perbankan dengan mudah secara digital.

"Berkaitan dengan ekosistem UMKM, skema bukan hanya pembiayaan. Tapi bagaimana membina dan juga bagaimana mengolah dan juga menjual. Dengan teknologi bahkan kita minta perbankan nanti aksesnya dengan digital jadi tidak usah datang fisik jadi lebih cepat masif," jelasnya.

Untuk mendukung ekosistem tersebut, OJK bersama-sama dengan pemangku kepentingan di daerah serta Bank Indonesia mendukung pembiayaan supaya lebih mudah, dan cepat. OJK pun berharap, pembiayaan melalui KUR ini bisa dimanfaatkan sebesar-besarnya terutama oleh kaum milenial.

"Bagaimana ini dimanfaatkan sebesar-besarnya, terutama kaum milenial. Karena entrepreneur ekonomi kita bisa tumbuh ke depan tanpa itu sulit. Sehingga kita harapkan anak-anak sekolah kita terjunkan ke situ nantinya," pungkas Wimboh.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Per 17 Desember 2021, Penyaluran KUR Sektor Parekraf Capai Rp120 T
Penyaluran KUR Bank Mandiri Capai Rp 33,68 T per November 2021
Bos OJK Optimistis KUR 2021 Bisa Tersalurkan Sesuai Target Rp 285 T
Kemenkop UKM Salurkan KUR Rp262 Triliun Hingga November 2021
Realisasi KUR Pertanian per 12 November 2021 Capai Rp74,75 T
Per 11 November, Realisasi Penyaluran KUR UMKM Capai Rp244,87 Triliun
Data OJK: Realisasi Penyaluran KUR Capai Rp225,91 Triliun per Oktober 2021

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini