Waspada, Beredar Surat Palsu Pengangkatan Guru Honorer Jadi Pegawai PPPK

Waspada, Beredar Surat Palsu Pengangkatan Guru Honorer Jadi Pegawai PPPK
Peserta Tes CPNS. ©2020 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
EKONOMI | 9 Januari 2022 12:30 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) mengingatkan masyarakat terkait peredaran surat palsu yang berisi pengangkatan tenaga guru honorer berumur lebih dari 35 tahun menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Surat yang mencatut nama Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo ini mencari guru honorer untuk mengisi kekosongan kuota dari tahap seleksi 2021 lalu.

Plt Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Mohammad Averrouce menjelaskan, Kementerian PAN-RB tidak pernah mengeluarkan surat tersebut. "Sudah dipastikan surat tersebut palsu," tegasnya di Jakarta, Minggu (9/1).

Dalam surat yang beredar terdapat kop dan nomor surat menyerupai surat asli yang dikeluarkan Menteri PAN-RB. Surat palsu itu ditujukan untuk Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan Daerah.

surat palsu pengangkatan guru honorer
©2022 Istimewa

Surat tersebut bernomor B/1552/5.5M.01.00/2022 dan tertulis ditandatangani Menteri PAN-RB pada 3 Januari 2022 dengan perihal pengangkatan guru honorer kebutuhan ASN tahun 2022. (mdk/idr)

Baca juga:
Ini Tahapan yang Perlu Disiapkan Usai Lolos CPNS dan PPPK KKP
Simak Jadwal Terbaru Pengumuman Nomor Induk PPPK Guru
Dibebankan ke Daerah, Pemkab Bogor Anggarkan Rp96 Miliar untuk Gaji PPPK Tahun 2022

Kementerian PAN-RB telah beberapa kali menemukan surat palsu serupa dengan kasus yang sama yakni pengangkatan tenaga honorer. Surat palsu kali ini tertulis bahwa masih ada kuota kosong pada seleksi CASN tahun 2021 yang harus dipenuhi.

Dengan adanya kekosongan ini, seolah Menteri PAN-RB memberikan kesempatan kepada bagi tenaga guru yang berumur lebih dari 35 tahun untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

2 dari 2 halaman

Rekomendasi Pengangkatan

Tertulis juga, rekomendasi pengangkatan ini ditindaklanjuti oleh BKN Pusat. Dalam surat tersebut juga tercantum untuk melakukan konfirmasi ke Bagian Pengadaan dan Kepangkatan PNS BKN Pusat atas nama Drs Satya Pratama, S Sos dengan nomor Whatsapp 0823-37805109.

Terdapat waktu dan tempat yang tertulis dalam surat tersebut yakni Selasa, 03 Januari 2022 pukul 09.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Komisi X DPR Senayan Jakarta untuk pengangkatan tenaga honorer umur 35 tahun ke atas.

Baca juga:
Seleksi Kompetensi II Guru ASN-PPPK 2021 Diundur jadi 7 Desember
Begini Cara Cetak Kartu Ujian Seleksi PPPK Guru Tahap II

Averrouce menyatakan, jika ada surat yang dikeluarkan instansi pemerintah, masyarakat perlu melihatnya secara jeli mulai dari penulisan isi surat yang harus sesuai Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI), kepanjangan dari nama lembaga/menteri yang harus benar, dan juga kerapian penulisan.

"Bahkan dalam surat tersebut salah menuliskan kepanjangan Menteri PAN-RB. Tertulis Menteri Aparatur Sipil Negara dan Reformasi," jelas dia.

Dia pun mengimbau masyarakat untuk berhati-hati jika mendapatkan informasi terkait pengangkatan ASN, serta mengkonfirmasi kebenarannya kepada Kementerian PAN-RB bila menemukan hal serupa.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Catat, Jadwal Tes SKB CPNS 2021 Hingga Penetapan NIP
1.319 Guru Honorer Kabupaten Bogor Diangkat jadi PPPK
Simak Cara Mengecek Kelulusan SKD CPNS dan PPPK 2021
Ini Jadwal Lengkap Tes Kompetensi PPPK Guru 2021, Dimulai 15 November

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami