YLKI Sebut Sistem IT Bank Mandiri Rapuh

UANG | 20 Juli 2019 14:56 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Bank Mandiri sedang melakukan perbaikan pasca gangguan sistem yang menyebabkan perubahan nilai saldo 10 persen nasabahnya. Sepanjang proses ini, nasabah diharapkan tak menggunakan m-banking untuk sementara.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai sistem Informasi Teknologi (IT) Bank Mandiri rapuh dan rentan di bajak oleh para hacker.

"Ini hal yang memprihatinkan, sebab bisa disimpulkan sistem IT di Bank Mandiri amat rapuh, dan rentan di hack oleh para hacker yang berpotensi merugikan nasabah Bank Mandiri," ujarnya melalui siaran pers, Jakarta, Sabtu (20/7).

YLKI meminta managemen Bank Mandiri untuk mereview sistem IT-nya. Sehingga ke depan tidak terjadi hal yang serupa.

"Bank Mandiri harus meyakinkan pada konsumen bahwa seluruh saldo dan dana milik nasabah dalam keadaan aman, dan bertanggungjawab terhadap kekurangan saldo," tandasnya.

Baca juga:
BI Minta Bank Mandiri Tigkatkan Sistem Keamanan
Nasabah Sayangkan Gangguan Sistem Bank Mandiri
Saldo Nasabah Bank Mandiri Berubah, Ini Kata Bank Indonesia
Bank Mandiri: Gangguan Sistem Juga Berimbas ke Top Up Uang Elektronik
Bank Mandiri Imbau Nasabah Sementara Tak Gunakan M-banking
Hasil Investigasi Sementara, Ini Penyebab Gangguan Sistem Bank Mandiri
Bank Mandiri Janji Saldo Nasabah Normal Dalam 2 Jam

(mdk/idr)