Selasa, 3 September 2013 12:17:57
Gedung KPK. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko





Usai digeledah dan dicegah KPK, Sekjen ESDM ajukan cuti kerja

Reporter : Saugy Riyandi


Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Sekjen ESDM) Waryono Karno telah dicegah ke luar negeri oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pencegahan itu terkait kasus suap kegiatan hulu SKK Migas yang menjerat mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini.

Namun, hingga saat ini Sekjen ESDM belum pernah muncul ke publik setelah mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka. Lalu kemana Sekjen ESDM Waryono Karno?

"Beliau ambil cuti. Kemarin-kemarin beliau masuk kantor," ujar Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo yang ditemui di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa (3/9).

Susilo menegaskan Sekjen ESDM Waryono Karno telah menyesuaikan prosedur pengambilan cuti di ESDM sehingga diperbolehkan mengambil cuti. Dia juga menegaskan saat ini Sekjen ESDM Waryono Karno telah menapaki masa pensiun.

"Beliau kan masih kerja sampai sekarang. Masa bakti beliau sampai 1 November 2013," tegas Susilo.

Sebelumnya, penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan uang sebesar USD 200.000 atau sekitar Rp 2,2 miliar di ruang Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Waryono Karno atas kasus dugaan suap mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. Selain itu, KPK menyita beberapa dokumen yang diyakini terkait dengan kasus suap itu.

"Selain dokumen, penyidik juga menemukan dan mengamankan uang sebesar USD 200 ribu. Uang itu ditemukan di ruang Sekjen ESDM," kata Juru Bicara KPK Johan Budi SP.

Kini KPK juga mencegah Waryono Karno. Lalu benarkah Sekjen ESDM juga terlibat dalam kasus tersebut?

(mdk/hhw)


SHARE & FOLLOW






KOMENTAR ANDA



BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA

LOAD MORE NEWS