Manshur Praditya, 'DJ Angklung' Asal Bandung yang Tampil di Berbagai Negara

Manshur Praditya, 'DJ Angklung' Asal Bandung yang Tampil di Berbagai Negara
Manshur Angklung/Istimewa. ©2019 Merdeka.com
ARTIS | 29 Juni 2019 11:29 Reporter : Dian Rosadi

Merdeka.com - Angklung selama ini dikenal sebagai alat musik tradisional asal Jawa Barat. Alat musik yang terbuat dari bambu ini berkembang dalam budaya masyarakat Sunda. Alat musik ini dimainkan secara berkelompok dengan bermain bersama-sama.

Seiring berjalannya waktu, musik angklung terus mengalami perkembangan. Angklung mulai dikolaborasikan dengan alat musik modern seperti gitar, biola dan drum.

Namun apa jadinya jika angklung dikolaborasikan dengan DJ? Hal itulah yang dilakukan oleh musisi muda angklung asal Bandung, Manshur Praditya. Manshur mengkolaborasikan musik angklung dengan genre EDM (electronic dance music). Penampilannya yang cukup unik ini justru membawanya banyak diundang tampil di berbagai acara, bahkan hingga ke luar negeri.

Ditemui saat menghadiri acara di Malaysia, Manshur mengatakan jika dirinya mulai mengkolaborasikan musik angklung dengan DJ pada tahun 2016. Dia ingin membawa musik angklung naik kelas.

"Saya punya misi membawa angklung naik kelas, bring angklung to the next level. Kenapa EDM, karena musik ini lebih global dan masuk dengan kalangan milenial," kata Manshur kepada Merdeka.com di Borneo Convention Center Kuching (BCCK), Malaysia, Sabtu (28/6).

001 endang saputra
Manshur Angklung/istimewa ©2019 Merdeka.com

Manshur mengungkapkan, lewat musik angklung dirinya ingin memperkenalkan musik bambu tersebut ke seluruh dunia. Tak hanya itu, dia pun ingin mengubah paradigma masyarakat yang memandang musik EDM yang lekat dengan hal negatif.

"Lewat kolaborasi ini Saya pun ingin mengubah paradigma tersebut. Saya pun telah sering diundang tampil di berbagai acara, termasuk acara sosial. Terakhir saya tampil di sebuah panti asuhan. Momen tersebut jadi kesempatan buat Saya untuk meluruskan hal tersebut bahwa EDM tak selalu lekat dengan hal negatif," kata pria kelahiran 25 Januari 1994 ini.

Manshur menyebut, dirinya banyak mendapat undangan untuk tampil di luar negeri seperti Malaysia, Singapura, China, Taiwan, Jepang hingga India. Manshur pun pun semakin dikenal setelah berkolaborasi dengan banyak artis dan musisi Indonesia seperti DJ Ari Irham, Donlego band, Sule, Abdul Indonesian Idol.

"Tahun 2016 Saya menjadi perwakilan musik dari Indonesia untuk acara 'Umekita Festival' di Osaka Jepang. Saat itu tampil dari 70 negara. Nah dari Indonesia Saya dan Ari Irham yang tampil disana," ucap lulusan Prodi Angklung dan Musik Bambu Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung ini.

001 endang saputra
Manshur Angklung dan DJ Ari Irham/istimewa ©2019 Merdeka.com

Tak hanya itu, berkat musik angklung dirinya pun diundang ke Jawaharlal Nehru University (JNU) India untuk tampil disana. Tak hanya tampil Manshur pun memberikan pelatihan dan workshop kepada mahasiswa di JNU University India.

"Saya mengisi acara seminar, workshop serta performance disana. Saya berkolaborasi dengan dosen di JNU yang memainkan alat musik tabla," ucap Manshur.

002 endang saputra
Manshur Angklung/istimewa ©2019 Merdeka.com

Manshur juga mewakili Indonesia untuk tampil di Yilan International Arts Festival Taiwan pada tahun 2016 serta dan World Harvest Festival Sarawak Culture Village Malaysia. Dalam waktu dekat, Manshur pun akan menjalani tur di beberapa kota di Indonesia. Penampilan Mansyur di berbagai panggung, dalam dan luar negeri dapat dilihat di akun instagramnya @manshur.angklung.

Baca juga:
Diplomasi Budaya Lewat Musik Bambu antara Indonesia dan Malaysia
Produk Bambu Asal Bandung Banyak Diminati di Malaysia
Penampilan IBC, Komunitas Musik Bambu Asal Bandung Pukau Publik Malaysia
Lagu Indonesia Raya Berkumandang Setiap Pagi di Mal Ini
Rilis single 'Lamar' the kadrijimmo gandeng charly van houten
Pilotz Rilis Single 'Kita Terluka' Dengan Formasi Baru

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini