AS Sita Barang China Terbuat dari Rambut Manusia Diduga Bikinan Muslim Xinjiang

AS Sita Barang China Terbuat dari Rambut Manusia Diduga Bikinan Muslim Xinjiang
DUNIA | 2 Juli 2020 16:05 Reporter : Hari Ariyanti

Merdeka.com - Pejabat pabean Amerika Serikat (AS) kemarin mengungkapkan, mereka menyita kiriman produk yang terbuat dari rambut manusia yang diyakini dibuat Muslim di kamp-kamp kerja paksa di wilayah Xinjiang barat China.

Barang sitaan ini merupakan bagian dari pengiriman senilai USD 800.000 atau sekitar Rp 11,6 miliar. Berat barang sitaan 13-ton yang berasal dari Lop County Meixin Hair Product Co.

Pada 17 Juni, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) memerintahkan penyitaan barang-barang tersebut dengan alasan memanfaatkan penjara dan kerja paksa, termasuk mempekerjakan anak-anak.

"Produksi barang-barang ini merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang sangat serius," jelas Asisten Komisaris Eksekutif Bidang Perdagangan CBP, Brenda Smith, dilansir dari AFP, Kamis (2/7).

"Perintah penyitaan dimaksudkan untuk mengirim pesan yang jelas dan langsung ke semua entitas yang ingin melakukan perdagangan dengan AS bahwa praktik ilegal dan tidak manusiawi tidak akan ditoleransi dalam rantai pasokan AS," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Lop County Meixin adalah pengekspor...

Halaman

(mdk/pan)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami