Kotoran Kucing Berbau Menyengat? Perubahan Pola Makan Bisa Jadi Penyebabnya

Kotoran Kucing Berbau Menyengat? Perubahan Pola Makan Bisa Jadi Penyebabnya
©shutterstock
GAYA | 6 Mei 2021 07:30 Reporter : Iwan Tantomi

Merdeka.com - Kucing dikenal sebagai hewan peliharaan yang mencintai kebersihannya, meskipun jarang menyentuh air. Tapi hal yang sama tidak berlaku untuk kotak pasirnya. Jika mulai berbau lebih menyengat daripada biasanya atau ada perubahan mendadak lainnya, bisa jadi ada kaitannya dengan gangguan kesehatan atau pola makannya.

Bakteri dan Parasit

muezza baru
©shutterstock

Sulit untuk mengetahui apa saja yang dimakan oleh kucing, apalagi jika cukup banyak menghabiskan waktu di luar ruangan. Infeksi bakteri Salmonella atau E. Coli dapat menyebabkan peradangan, gangguan sistem pencernaan, diare, dan bau kotoran yang menyengat.

Selain bakteri, parasit seperti Trichomonas dan Coccidia dapat menyebabkan sakit perut, diare kronis, dan kotoran yang berbau busuk. Segera konsultasikan dengan dokter hewan untuk mendapatkan perawatan yang tepat, misalnya memberi antibiotik.

Gangguan Pencernaan

muezza baru
©shutterstock

Kucing rentan mengalami gangguan pencernaan, misalnya lemak atau pati yang tidak dapat tercerna dengan baik. Hal ini menyebabkan masalah pada sistem pencernaannya dan menyebabkan bau tak sedap pada kotorannya. Selain itu, obat yang diberikan pada hewan peliharaanmu seperti penghilang rasa sakit dapat memicu perubahan dalam keseimbangan kimiawi alami, salah satunya kotoran anabul jadi berbau lebih kuat.

Kandungan Protein

muezza baru
©shutterstock

Kucing adalah karnivora yang secara alami membutuhkan kadar protein yang cukup tinggi dalam makanannya. Jika tidak mendapatkannya dari cat food, anabulmu mungkin menemukannya di luar rumah.

Sayangnya, terkadang kandungan protein yang didapat lebih tinggi ini menyebabkan kotoran justru menjadi berbau. Solusinya coba berpindah sejenak pada makanan berprotein rendah dengan karbohidrat yang lebih tinggi.

Pola Makan

muezza baru
©Muezza

Beberapa kucing memiliki kepekaan terhadap hal-hal tertentu dalam makanannya seperti kandungan vitamin atau biji-bijian yang tinggi, yang dapat memicu kotak pasirmu jadi berbau. Coba lakukan diet eliminasi untuk mengetahui apa yang menyebabkan masalah pencernaan dan bau menyengat pada kotorannya. Selain itu, ada baiknya memilih cat food yang bebas dari bahan tambahan sintetik, yang dapat memicu gangguan pada kesehatan pencernaannya.

Sebelum mengganti makanan kucingmu, pilih yang sesuai dengan umurnya, mengandung asam amino penting seperti taurin, serta memiliki kadar protein yang seimbang. Jatuhkan pilihan pada Muezza yang dibuat dari bahan-bahan alami dan diolah dengan teknologi modern.

Bebas dari bahan tambahan sintetik, brand makanan kucing kering ini juga diperkaya Ekstrak Yucca Schidigera. Berbahan utama dari beberapa ligan saponin dan kompleks karbohidrat, ekstrak ini bukan hanya menghambat penyerapan bakteri berbahaya di saluran cerna, tapi juga efektif mengurangi bau dan membantu kotorannya terbentuk menjadi gumpalan.

Selain membantu menjaga anabulmu tetap sehat, Muezza yang sudah mendapatkan sertifikasi halal ini juga bakal bikin pemiliknya jadi lebih tenang saat mengurus kucing. Tak perlu khawatir lagi saat terkena air liur kucing, begitu juga saat memegang dry food, mencari lokasi penyimpanannya, atau membawanya bepergian.

Tersedia dalam 4 varian rasa yang bikin kucing makin lahap makan, jangan ragu untuk memilih Muezza sebagai cat food harian. Dapatkan secara online di Shopee dan Tokopedia untuk mendapatkan varian yang diinginkan. [eth]

Beli Muezza di Shopee

Beli Muezza di Tokopedia (mdk/tmi)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami