7 Jenis Makanan yang Tak Bisa Dihangatkan Pakai Microwave, Ketahui dengan Seksama

7 Jenis Makanan yang Tak Bisa Dihangatkan Pakai Microwave, Ketahui dengan Seksama
Ilustrasi microwave. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Sergemi
JATIM | 24 November 2020 19:45 Reporter : Rakha Fahreza Widyananda

Merdeka.com - Microwave merupakan salah satu peralatan dapur yang dianggap praktis untuk menghangatkan dan juga memasak makanan.
Pertama kali ditemukan secara tidak sengaja pada tahun 1940-an, microwave sekarang menjadi salah satu peralatan dapur utama di setiap rumah tangga.

Meskipun alat ini bisa menjadi kenyamanan untuk memasak dan memanaskan kembali, ada jenis makanan tertentu yang harus dihindari pakai microwave. Beberapa jenis makanan ini, memang perlu dihindari jika dimasak menggunakan microwave karena bisa berbahaya bagi kesehatan dan keamanan dalam memasak.

Dilansir dari brightside, berikut ini kami telah rangkum 7 jenis makanan yang tak bisa dihangatkan pakai microwave.

2 dari 4 halaman

Telur Rebus dan Wortel

ilustrasi telur rebus

Shutterstock/Ildi Papp 

1. Telur Rebus

Jenis makanan yang tak bisa dihangatkan pakai microwave yang pertama adalah telur rebus. Saat memanaskan telur rebus di microwave, uap akan menumpuk dari molekul air yang menyebabkan peningkatan tekanan.

Karena telur memiliki selaput tipis dan cangkang, telur tidak dapat menahan semua tekanan, yang dapat menyebabkan ledakan yang sangat panas di microwave, piring, atau bahkan saat memakannya.

2. Wortel

Jenis makanan yang tak bisa dihangatkan pakai microwave yang berikutnya adalah wortel. Meskipun wortel bisa dimasak dan dipanaskan dalam microwave, wortel mentah, terutama yang masih kulitnya, bisa berpotensi berbahaya.

Jika wortel tidak dicuci dengan benar dan memiliki sisa kotoran, mineral di dalam tanah dapat menyebabkan percikan api di microwave, yang disebut juga dengan busur api pembusukan. Itu dapat menyebabkan kerusakan serius pada microwave jika terus menerus terjadi.

3 dari 4 halaman

Daging Olahan dan Air

ilustrasi daging olahan©shutterstock.com/gresei

3. Daging Olahan

Jenis makanan yang tak bisa dihangatkan pakai microwave yang berikutnya adalah daging olahan. Ketika Anda menambahkan radiasi gelombang mikro ke daging deli favorit dan makanan kaleng, kadar kolesterol dapat meningkat, yang dapat menyebabkan masalah jantung. Cara paling aman untuk memanaskan ham dan sosis adalah di atas panggangan atau di atas kompor.

4. Air

Memanaskan air dalam microwave merupakan sesuatu yang perlu dihindari. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa banyak kasus luka bakar berasal dari air mendidih yang dipanaskan dalam microwave, terutama jika ditangani oleh anak-anak. 

Gelombang elektromagnetik dalam oven microwave dapat menyebabkan air menjadi sangat  panas, yang membuat molekul air menjadi tidak stabil dan dapat menyebabkan pendidihan hebat dan bahkan ledakan.

4 dari 4 halaman

Cabai Rawit, Ayam dan Tomat

kering© wiseGEEK

5. Cabai Rawit

Cabai rawit, terutama yang sangat pedas, mengandung capsaicin tingkat tinggi, yang bisa sangat mudah terbakar. Ketika capsaicin terkena gelombang elektromagnetik dalam microwave, cabai mulai berasap dan rentan terbakar. Api dan asap yang akan dikeluarkan dari microwave dapat menyebabkan iritasi kulit dan sensasi terbakar.

6. Ayam

Ayam adalah penyebab populer penyebaran salmonella, terutama jika tidak dimasak dengan benar. Saat Anda memasak sepotong ayam mentah dalam microwave, kemungkinan pemasakan yang merata dan menyeluruh sangat kecil. Sehingga berpotensi menimbulkan bahaya kontaminasi bakteri. 

Hal yang sama juga berlaku untuk potongan daging mentah lainnya. Yang terbaik adalah memasak daging secara menyeluruh, dengan api langsung, seperti di wajan, di atas panggangan, atau di dalam oven.

7. Tomat dan Saus Tomat

Seperti telur rebus, tomat dapat menyebabkan  kekacauan yang meledak jika menghabiskan terlalu banyak waktu di dalam microwave. Karena kandungan cairan dalam tomat segar dan saus pasta, tekanan yang menumpuk menyebabkannya menggelembung dan menyemburkan cairan, membuat microwave tertutup percikan merah.

(mdk/raf)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami