Bahaya Makan Tidak Teratur bagi Kesehatan Tubuh, Tidak Boleh Disepelekan

Bahaya Makan Tidak Teratur bagi Kesehatan Tubuh, Tidak Boleh Disepelekan
Ilustrasi makan. ©2018 Merdeka.com/Pixabay
JATIM | 2 Februari 2021 08:20 Reporter : Edelweis Lararenjana

Merdeka.com - Anda pasti pernah mengalami hari-hari yang sangat padat dan sibuk, sehingga mau tidak mau harus mengabaikan dan memundurkan jam makan. Situasi seperti ini, apabila berlanjut secara terus-menerus ternyata memiliki dampak yang sangat buruk bagi kesehatan. Bahaya makan tidak teratur bagi kesehatan tubuh dapat memicu berbagai penyakit.

Pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan risiko kesehatan seperti diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi dan obesitas yang lebih tinggi berdasarkan penelitian terbaru. Temuan itu dibuat dalam tinjauan studi sebelumnya tentang pola makan yang berbeda.

Peninjauan tersebut diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Nutrition Society, dilansir dari diabetes.co.uk, di mana para peneliti mengatakan makan pada waktu yang berbeda dapat memengaruhi jam tubuh internal atau dikenal sebagai 'ritme sirkadian' yang biasanya mengikuti siklus 24 jam.

Jam sentral diatur oleh siklus gelap dan terang yang juga dapat mempengaruhi asupan makanan. Penelitian telah menunjukkan bahwa pekerja shift berisiko lebih besar terkena serangkaian penyakit seperti kanker, penyakit kardiovaskular, dan sindrom metabolik yang terkait erat dengan diabetes tipe 2.

Berikut ini adalah ulasan selengkapnya mengenai bahaya makan tidak teratur bagi kesehatan tubuh. Perhatikan jadwal makan mulai dari sekarang, sebelum terlambat.

2 dari 5 halaman

1. Kurang Energi dan Tidak Fokus

Bahaya makan tidak teratur yang pertama adalah kekurangan energi dan tidak fokus. Sarapan adalah salah satu waktu makan yang paling sering dilewatkan oleh sebagian besar orang. Banyak yang beranggapan bahwa sarapan tidak terlalu penting. Bahaya makan tidak teratur yang diawali dengan melewatkan waktu sarapan ternyata dapat membawa dampak buruk bagi tubuh.

Sarapan membantu mengisi kembali gula darah dan memberi tubuh asupan vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk menjalani hari, dilansir dari webmd.com. Tanpa bahan bakar berupa makan pagi, tubuh akan kekurangan energi dan otak akan sulit untuk fokus sepanjang hari.

Melewatkan waktu sarapan juga dapat menyebabkan penambahan berat badan. Karena meskipun mungkin tidak lapar pada saat pagi hari, rasa lapar di waktu pagi tersebut bisa membuat Anda malah mengonsumsi camilan tidak sehat dan berkalori tinggi di waktu menjelang makan siang.

3 dari 5 halaman

2. Mengalami Gangguan Pencernaan

Bahaya makan tidak teratur selanjutnya adalah gangguan pencernaan akibat perilaku makan tergesa-gesa. Orang dengan pola makan yang tidak teratur biasanya baru makan saat tubuh sudah merasa sangat lapar. Hal ini lantas menyebabkan orang tersebut ingin makan dengan cepat.

ilustrasi makan mi dari tutup panci
©tvN

Makan terlalu cepat bisa menyebabkan mulas dan gangguan pencernaan. Ini karena tidak mengunyah makanan dengan benar dan maksimal, sehingga dibutuhkan lebih banyak asam lambung untuk membantu mencerna makanan tersebut.

Selain itu, saat menelan makanan, Anda akan menelan banyak udara yang juga dapat menyebabkan ketidaknyamanan di perut. Makan tergesa-gesa dapat berdampak pada makan berlebihan karena membutuhkan waktu 20 menit bagi makanan untuk mencapai perut sehingga otak terlambat merespon bahwa Anda sudah kenyang. 

4 dari 5 halaman

3. Mengacaukan Sistem Metabolisme

Bahaya makan tidak teratur yang ketiga adalah dapat membuat sistem metabolisme tubuh menjadi kacau. Para peneliti telah mengeksplorasi hubungan antara metabolisme dan ritme sirkadian.

Melansir dari health.com, banyak proses metabolisme dalam tubuh seperti nafsu makan, pencernaan, dan metabolisme lemak, kolesterol, dan glukosa mengikuti pola yang berulang setiap 24 jam. Pola  makan yang tidak konsisten dapat mempengaruhi jam tubuh internal. Dan gangguan dalam proses metabolisme tersebut dapat menyebabkan penambahan berat badan serta risiko kesehatan lainnya.

5 dari 5 halaman

4. Turunkan Kadar Gula Darah

Bahaya makan tidak teratur yang lain adalah dapat menyebabkan turunnya kadar gula darah di dalam tubuh. Gula darah yang menurun dapat menyebabkan gangguan pada kemampuan untuk berpikir jernih, melansir dari piedmont.org. Otak menggunakan glukosa untuk bekerja secara efisien dan jika tidak ada cukup glukosa untuk digunakan otak, tubuh Anda tidak berfungsi 100%.

Gula darah rendah dapat menyebabkan Anda merasa mudah tersinggung, bingung dan lelah. Tubuh mulai meningkatkan produksi kortisol, membuat Anda stres dan lekas marah. Terlebih makan tidak teratur juga dapat menyebabkan metabolisme melambat, yang dapat menyebabkan penambahan berat badan atau mempersulit penurunan berat badan.

(mdk/edl)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami