Jawa Barat Masuk Wilayah Rawan Pergerakan Tanah, Ini Sebabnya

Jawa Barat Masuk Wilayah Rawan Pergerakan Tanah, Ini Sebabnya
Pergerakan tanah di Bojongkoneng Bogor. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 6 Oktober 2022 17:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Sejumlah wilayah di Indonesia rawan mengalami pergerakan tanah. Potensi terbesar terjadi pada daerah-daerah di wilayah Jawa Barat.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendra Gunawan, mengatakan tanah di wilayah Jawa Barat memiliki kontur tanah yang berbukit dan kemiringan lereng. Kondisi inilah yang kemudian membuat tanah di wilayah tersebut rawan pergerakan. Bahkan ketika masuk musim penghujan, pergerakan tanah semakin rawan terjadi.

"Penyebab gerakan tanah hujan menjadi faktor eksternal. Morofologi juga turut berperan karena bentuknya cekungan serta tentunya ada masalah drainase," imbuh Hendra dalam acara diskusi virtual, Kamis (6/10).

Dia mencontohkan wilayah Bojong Koneng, Kabupaten Bogor tanahnya rawan pergerakan. Bahkan, kata dia, pergerakan tanah yang terjadi di Bojong Koneng menjadi fenomena yang khas.

Selain karena kontur dan kemiringan lereng tadi, pergerakan tanah di wilayah Bojong Koning karena material tanah yang ada di lapisan bawah mudah terbawa oleh aliran air hujan.

"Dalam kebanyakan kasus debit flow, material rombakan terbawa hujan," katanya.

Dia menambahkan, Badan Geologi telah berkoordinasi dengan gubernur dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam wilayah rawan pergerakan tanah terlebih musim penghujan sudah tiba.

"Kalau misal ini September, peta prakiraan Oktober sudah disampaikan," kata.

Melalui peta tersebut, Badan Geologi berharap pemerintah daerah dapat menyampaikan hingga ke desa agar masyarakat memperoleh informasi mengenai status tanah di daerahnya.

Badan Geologi juga akan melakukan modernisasi peralatan sehingga bilamana terjadi pergerakan tanah yang cukup serius, dampaknya bisa diminimalisir.

"Baru-baru ini kita menggagas kerja sama dengan usulan dari Badan Geologi dari Inggris, Singapura, dan USCS terkait kejadian gerakan tanah. Kita coba perbaiki apa-apa yang sudah kita lakukan," jelas Hendra.

Reporter Magang: Aslamatur Rizqiyah

Baca juga:
Dua Desa di Purwakarta Ini Tak Layak Huni, Rawan Pergerakan Tanah
Penjelasan Ahli soal Penyebab Pergerakan Tanah di Bojongkoneng
DPRD DKI Minta Anies Baswedan Kaji Ulang Aturan Rumah Boleh Empat Lantai
Pergeseran Tanah Bojongkoneng Berpotensi 'Telan' Bangunan Sekitarnya
4 Fakta Warga Cikakak Hampir Setahun Ngungsi Akibat Tanah Bergerak, Pilih Tak Pulang
Pergerakan Tanah di Bogor, Korban Terdampak Bertambah jadi 1.020 Jiwa

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini