Kesal Jasa Servis Mobil Tidak Dibayar, Mekanik di Musi Rawas Bunuh Konsumen

Kesal Jasa Servis Mobil Tidak Dibayar, Mekanik di Musi Rawas Bunuh Konsumen
Ilustrasi borgol. ©2014 Merdeka.com/Arie Basuki
NEWS | 10 Agustus 2022 12:20 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Seorang mekanik, IP (40), harus berurusan dengan polisi karena melakukan pembunuhan terhadap tetangganya, RZ (40). Pelaku menghabisi nyawa korban lantaran kesal uang jasa servis mobil tidak kunjung dibayar.

Peristiwa itu bermula saat korban memakai jasa pelaku memperbaiki mobilnya di Kecamatan STL Ulu Terawas, Musi Rawas, Sumatera Selatan, April 2022. Mereka menyepakati biaya perbaikan Rp2 juta dan korban membayar uang muka sebesar Rp500 ribu.

Setelah mobil selesai diservis, korban malah ogah membayar sisanya. Berkali-kali ditagih, korban menghindar yang membuat pelaku kesal.

Puncaknya, pelaku bertemu dengan korban untuk menagih utang di rumahnya, Sabtu (6/8) malam. Keduanya cekcok lantaran selisih paham.

Pelaku pun menghujani korban dengan pisau. Korban tewas di tempat dengan banyak luka di sekujur tubuhnya. Pelaku melarikan diri sebelum akhirnya menyerahkan diri ke kantor polisi.

Kasatreskrim Polres Musi Rawas AKP Dedi Rahmat Hidayat mengungkapkan, tersangka kesal karena korban tidak ingin membayar sisa servis sambil mengeluarkan kata-kata kasar. Korban berdalih mobilnya diperbaiki tak optimal atau tidak sesuai keinginannya.

"Korban tak mau membayar karena menganggap mobil tak selesai diperbaiki. Tapi tersangka ngotot minta sisanya sehingga terjadilah pembunuhan," ungkap Dedi, Rabu (10/8).

Sebelum pembunuhan itu terjadi, perselisihan keduanya sempat akan diselesaikan oleh pemerintah setempat. Hanya saja, korban tidak hadir di waktu yang telah ditentukan.

"Tersangka sudah datang tapi korban tak hadir. Itu membuat tersangka semakin kesal," ujarnya.

Dalam kasus ini, terjadi dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara. Barang bukti disita sejumlah pakaian korban dan tersangka saat kejadian.

(mdk/cob)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini