Pemerintah Sore Ini Umumkan Status PPKM Jawa-Bali

Pemerintah Sore Ini Umumkan Status PPKM Jawa-Bali
Presiden Jokowi Pimpin Ratas. ©2020 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra
NEWS | 16 Januari 2022 10:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Jokowi (Jokowi) memimpin rapat terbatas membahas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1-4, Minggu (16/1) sore. Jokowi akan memimpin rapat melalui video conference.

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal mengatakan bahwa rapat akan membahas soal upaya penanganan Covid-19. Menurut dia, rapat evaluasi tersebut rutin digelar setiap minggu.

"Setiap minggu diadakan evaluasi, untuk menentukan langkah berikutnya. Setiap perkembangan akan di monitor dan dievaluasi," kata Safrizal kepada Liputan6.com.

Safrizal mengatakan, salah satu aspek yang dilihat untuk menentukan penanganan Covid-19 antara lain penyebaran kasus dan hospotalisasinya. Hasil rapat akan diumumkan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

"Nanti sore akan diumumkan oleh Menko, perkembangan dan langkah penanganan lanjut," ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan memprediksi puncak kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia terjadi pada awal Februari 2022.

Luhut mengatakan, berdasarkan hasil pengamatan terhadap pengalaman negara lain, puncak varian omicron mencapai puncaknya dalam kisaran waktu 40 hari, lebih cepat dari varian Delta.

"Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena Omicron akan terjadi pada awal Februari," kata Luhut dalam keterangan persnya dikutip, Rabu (12/1).

Menurut dia, strategi penanganan varian Omicron akan berbeda dengan varian Delta. Sebab Luhut mengatakan, sebagian besar kasus varian Omicron yang terjadi diperkirakan akan bergejala ringan.

Adapun Luhut mengatakan pemerintah telah menyiapkan tindakan darurat apabila kasus Covid-19 melonjak. Menurut dia, pengetatan akan dilakukan jika kasus Covid-19 di Indonesia lebih dari 500 per hari. Selain itu, kata dia, pengetatan akan dilakukan apabila perawatan rumah sakit dan tingkat kematian nasional maupun provinsi berada di level 2.

Reporter: Lizsa Egeham/Liputan6.com (mdk/gil)

Baca juga:
Antisipasi Lonjakan Omicron, IDI Saran Peningkatan Level PPKM Harus Direncanakan
Penyesuaian Operasional Transjakarta di Masa PPKM Level 2
Jokowi Gelar Rapat Terbatas Terkait Evaluasi PPKM Bersama Para Menteri
DKI PPKM Level 2, Pengusaha Mal Harap Tak Ada Pengurangan Jam Operasional
Di Tengah Ancaman Omicron, Warga Ramai Kunjungi Taman Puring

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami