Produk UKM Jatim bakal dijajakan di Singapura

Produk UKM Jatim bakal dijajakan di Singapura
Ilustrasi Pasar. ©2014 Merdeka.com
NEWS | 24 Februari 2016 18:33 Reporter : Moch. Andriansyah

Merdeka.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur membuka jalur ekspor buat memasarkan produk-produk lokal. Mereka kini menggandeng sebuah perusahaan di Singapura buat menjajakan hasil olahan dalam negeri.

Perusahaan dimaksud adalah SouthEastAsia Business Center (SBC). Mereka membikin ajang Jatim Mart, dan produk lokal itu akan dipamerkan di Big Box Building Lantai 7, Jurong, Singapura.

Menurut Asisten II Bidang Ekonomi, Hadi Prasetiyo, peluncuran Jatim Mart di Singapura dilakukan pada 31 Maret mendatang. Tujuan Jatim Mart di Singapura buat menggenjot kualitas dan daya ekspor produk lokal.

"Peluncurannya akan dilakukan Pak Gubernur (Gubernur Jatim Soekarwo) sendiri. Melalui Jatim Mart ini, Pemprov Jatim akan membuka pasar di Singapura yang khusus produk-produk lokal hasil UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah)," kata Hadi Prasetiyo di Surabaya, Rabu (24/2).

Soal pemilihan lokasi di Big Box Building, lanjut Hadi, karena lokasi dianggap pusat perbelanjaan kelas dunia, khusus eceran dan partai.

"Jatim Mart merupakan perwujudan konsep Jatimnomic, dan sebuah layanan terpadu untuk meningkatkan layanan ekspor barang dan jasa di Jatim ke negara-negara di ASEAN, Tiongkok dan Eropa," sambung Hadi.

Hanya saja menurut Hadi, Jatim Mart bukan tempat penjualan eceran, melainkan sebuah sarana pameran produk UKM di Jawa Timur yang siap ekspor. "Ini kerja sama Pemprov Jatim dengan SBC di Singapura," lanjut Hadi.

Dengan adanya Jatim Mart di Singapura, ucap Hadi, Pemprov Jawa Timur berharap UMKM menemukan penjualan produk lokal dengan sistem satu pintu, guna memperpendek jalur persiapan menuju pasar internasional. "Dengan begini, prosesnya seperti ruang pameran. Pengurusan ekspor-impor, perbankan, dan lain sebagainya itu akan lebih efisien," imbuh Hadi.

Di tempat sama, ‚ÄéChief Marketing SBC, Rudy Fang, mengklaim Jawa Timur memiliki hasil produk luar biasa dan bersaing di pasar internasional. Sehingga dia siap bekerja sama dengan program itu.

"Hasil usaha di sini (Jatim) sangat menarik, terutama makanan-makanan laut, kemudian produk perhiasan dan lain sebagainya," kata Fang.

Fang juga mengaku sangat yakin produk Jawa Timur akan laku di pasar internasional.

"Sekarang tinggal bagaimana mengembangkan kualitas dan kuantitasnya. Dan jangan lupa, di Jatim Mart ini nanti bukan hanya berbicara soal produk saja, tapi juga memasarkan jasa, seperti akuntan, biro perjalanan, dan lain sebagainya," tutup Fang.

Risma: 92 persen pertumbuhan investasi di Surabaya berasal dari UKM

Sempat dicemooh, 5 produk Indonesia ini jadi primadona dunia

Hapus sertifikasi kayu bikin produk RI tak masuk pasar Eropa

Asosiasi sebut petani bisa pergi haji karena ekspor rumput laut

Produk cokelat Indonesia diburu pengusaha Austria

Spanyol makin kepincut komoditas biji pala Sulawesi Utara

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami