Usai Empat Rumah Warga, Kini Minimarket di Sunu Makassar Terbakar

Usai Empat Rumah Warga, Kini Minimarket di Sunu Makassar Terbakar
Minimarket di Makassar terbakar. ©2022 Merdeka.com
NEWS | 18 Mei 2022 10:35 Reporter : Ihwan Fajar

Merdeka.com - Musibah kebakaran kembali terjadi di Jalan Sunu 1, Kelurahan Swangga, Kecamatan Tallo, Makassar. Kali ini sebuah minimarket hangus di lahap si jago merah.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar, Hasanuddin membenarkan kembali terjadinya kebakaran di Jalan Sunu Raya Makassar, Rabu (18/5) pukul 04.25 WITA. Sebelumnya pada Selasa sore (17/5) di lokasi sama empat rumah warga hangus terbakar.

"Informasi masuk terjadinya kebakaran dari warga pada pukul 04.25 WITA. Sembilan armada dan 26 personel kami kerahkan untuk padamkan api," kata Hasanuddin.

Hasanuddin mengaku objek terbakar adalah sebuah minimarket milik warga bernama Muhlis. Diduga penyebab kebakaran akibat korsleting.

"Tidak ada korban jiwa, karena saat kejadian minimarket sudah dalam kondisi tutup. Dugaan penyebab kebakaran korsleting listrik," ucapnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di Jalan Sunu Lorong 1 A, Kelurahan Swangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Selasa (17/5). Akibatnya 14 kepala keluarga (KK) harus kehilangan tempat tinggal.

Hasanuddin mengatakan kebakaran terjadi pukul 13.30 WITA. Mendapatkan laporan kebakaran, pihaknya mengerahkan 12 armada Damkar dan 40 personel.

"Api baru bisa kami kuasai pukul 14.20 WITA atau satu jam berikutnya. Kondisi hujan di Kota Makassar membantu proses pemadaman," kata dia kepada wartawan.

Meski saat pemadaman terbantu hujan, Hasanuddin menyebut ada kendala armada untuk mencapai lokasi. Pasalnya, lokasi kebakaran berada di padat penduduk dan jalan cukup sempit.

"Kendala kami dihadapi salah satunya akses (jalan) sempit sehingga memerlukan penyambungan selang sepanjang 30 meter. Alhamdulillah, partisipasi warga sangat membantu kerja petugas dalam pemadaman," tuturnya.

Akibat kebakaran tersebut, imbuhnya, empat rumah hangus dilahap si jago merah. Sementara itu, 14 KK harus mengungsi untuk sementara waktu.

"Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik salah satu rumah," ucapnya.

(mdk/cob)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami