Demokrat tolak Daming Sunusi jadi hakim agung

Demokrat tolak Daming Sunusi jadi hakim agung
Nurhayati Ali Assegaf. ©2012 Merdeka.com
NEWS | 15 Januari 2013 12:25 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Fraksi Partai Demokrat di DPR tegas menolak pencalonan Daming Sunusi sebagai hakim agung. Sebab, Demokrat menilai Daming telah melakukan pelecehan terhadap perempuan.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Alie Assegaf mengungkapkan, pernyataan Daming adalah sebuah penghinaan bagi kaum perempuan. Menurut Nurhayati, sudah sepantasnya Daming tidak diloloskan sebagai hakim agung.

"Saya tentu prihatin, apalagi backgroundnya seorang hakim. Itukan kehormatan, dan tidak hanya kehormatan yang diperkosa tetapi juga keluarga besar korban. Kalau ini dibuat bercanda, saya tugaskan seluruh fraksi demokrat di Komisi III untuk menentang pencalonan Daming," jelas Nurhayati di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/1).

Nurhayati menganggap, meskipun seorang Daming memiliki kompetensi yang hebat. Namun kata dia, tetap saja dia tidak layak menjadi hakim karena perkataannya yang tidak mencerminkan seorang hakim.

"Selalu saya bicara, seseorang bisa jatuh karena hal kecil, ini kemanusiaan dan harga diri, kok dibuat bercanda," imbuhnya.

Oleh sebab itu, dengan tegas dia memerintahkan kepada seluruh anggotanya untuk menolak pencalonan Daming sebagai hakim agung.

"Saya sebagai ketua fraksi akan menginstruksikan kepada fraksi partai di komisi III (DPR) untuk menolak, apapun inikan sudah melecehkan perempuan, kemudian bagaimana dia akan menjadi hakim agung," tandasnya.

(mdk/cob)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami