Jawab Jokowi, Ini Penjelasan Hashim Djojohadikusumo soal Tanah Prabowo
POLITIK | 19 Februari 2019 13:24 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta

Merdeka.com - Dalam debat kedua capres pada Minggu (17/2) lalu, Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyinggung soal lahan ratusan hektare yang dimiliki Capres Prabowo Subianto. Lahan itu berada di Kalimantan dan Aceh.

"Saya tahu Pak Prabowo punya lahan luas di Kalimantan Timur sebesar 220.000 hektare, dan 120.000 hektare di Aceh Tengah. Ingat, pembagian-pembagian seperti ini tidak dilakukan di masa pemerintahan saya," kata Jokowi.

Prabowo sendiri sudah mengklarifikasi pernyataan Jokowi terkait kepemilikan lahan. "Tanah saya kuasai ratusan ribu hektare benar, itu HGU (hak guna usaha), milik negara," kata Prabowo.

Dia mempersilakan jika negara mau mengambilnya. "Itu benar, negara bisa ambil. Untuk negara saya rela daripada ke orang asing lebih baik saya kelola. Saya nasionalis dan patriot," tegasnya.

Isu kepemilikan ratusan hektare menjadi ramai di publik. Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo protes atas pernyataan Jokowi. Menurutnya, lahan yang dimiliki Prabowo bukanlah milik pribadi, melainkan perusahaan. Lahan itu juga dibeli Prabowo melalui Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

"Yang mengenai tanah seolah-olah milik Pak Prabowo ratusan ribu hektare di Kalimantan Timur dan di Aceh, itu milik perusahaan dan bukan milik pribadi Pak Prabowo. Dan waktu itu, tahun 2004, Pak Prabowo ambil alih (tanah) dari BPPN," kata Hashim dalam wawancaranya dengan TvOne.

Hashim menjelaskan bahwa tindakan Prabowo ini justru menolong negara. "Itu BPPN adalah badan negara yang mengelola utang piutang orang lain yang kredit macet. Sesungguhnya Pak Prabowo menolong negara. Jelas Pak Prabowo menolong negara dengan ambil alih aset-aset bermasalah," kata Hashim.

Menurutnya, Jokowi melanggar aturan debat karena menyerang Prabowo secara pribadi. Padahal sudah ada aturan KPU, yang tidak memperbolehkan serangan secara pribadi.

"(Ini debat), tapi gak boleh menyerang pribadi, itu bukan aturan kami lah itu aturan KPU, Pak Jokowi melanggar aturan KPU," kata Hashim.

Hashim akan melaporkan pelanggaran yang dilakukan Jokowi kepada Bawaslu. "Kami keberatan. Dan kami akan nanti gugat, kami akan gugat akan lapor ke Bawaslu, tadi kan sudah bicara ke rekan ketua KPU Pak Arief Budiman dan komisioner lainnya, dan mereka bilang ya memang itu diajukan saja," katanya.

Di tempat terpisah, Jokowi menegaskan pernyataannya soal lahan tidak menyerang personal Prabowo Subianto. "Enggak ada, enggak ada menyerang personal. Yang namanya personal itu kalau menyangkut rumah tangga, menyangkut rumah tangga, istri, enggak ada personal. Itu kebijakan kok," kata Jokowi.

Baca juga:
Mantan Panglima GAM Bantah Pakai Tanah Prabowo, Sandi Dinilai Bohong
BPN Klaim Eks Kombatan GAM Terbantu Lahan HGU Prabowo di Aceh Tengah
Greenpeace Sebut Ribuan Hektare Tanah Prabowo Cerminkan Ketimpangan Penguasaan Lahan
Jokowi Singgung Lahan Bikin Prabowo Tak Nyaman Hingga Terjebak Narasi Dalam Debat
Sandiaga Sebut Lahan Prabowo di Aceh Digunakan Eks Aktivis GAM

(mdk/has)