JK: Pemimpin harus taat kepada hak asasi manusia

JK: Pemimpin harus taat kepada hak asasi manusia
Deklarasi damai capres. ©2014 Merdeka.com/Dwi Narwoko
NEWS | 9 Juni 2014 20:54 Reporter : Efendi Ari Wibowo

Merdeka.com - Calon wakil presiden Jusuf Kalla menilai, penghargaan terhadap hak asasi manusia merupakan pokok utama dari pelaksanaan kepastian hukum. Seorang pemimpin harus menjadi teladan bagi rakyatnya.

"Kita bicara tentang kepastian hukum. Negara kita negara hukum. Artinya siapapun di antara kita harus taat dan menghormati sesama manusia. Menghormati Hak Asasi Manusia (HAM)," kata JK dalam debat capres-cawapres yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Senin (9/6) malam.

JK menegaskan, tanpa penghargaan terhadap hak asasi manusia, pelaksanaan hukum dan kepastian hukum tidak akan berjalan. Selain itu dibutuhkan keteladanan dari pemimpin.

"Keteladanan khususnya harus datang dari para pemimpin. Makanya pemimpinnya terlebih dahulu taat HAM. Itu yang pokok bagi kita semua,"

JK juga menyinggung soal penguatan aparat penegak hukum baik KPK, jaksa, dan polisi. "KPK harus diperkuat, penyidiknya harus ditambah, stafnya dan anggaran. Demikian juga polisi dan jaksa. Tidak mungkin jaksa kuat kalau polisinya tidak kuat," pungkas JK.

(mdk/bal)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami