KPU & Bawaslu Bakal Gelar Pleno Soal Surat Suara Tercoblos di Malaysia

POLITIK | 13 April 2019 17:55 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Kasus surat suara tercoblos di Malaysia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum mau bicara terkait temuannya di lapangan. Mereka baru akan melakukan rapat pleno bersama pada Sabtu (13/4) hari ini.

Komisioner KPU Ilham Saputra mengungkap tidak bisa menyambangi lokasi surat suara tercoblos karena harus seizin kepolisian Malaysia. Sehingga belum mengecek apakah surat suara tercoblos tersebut produksi KPU. Sementara KPU hanya melakukan wawancara penyelenggara pemilu di perwakilan Malaysia.

Berdasarkan temuan tersebut, KPU bakal melakukan pleno internal lebih dahulu. "Prinsipnya kami nanti masih akan putuskan. Kami akan bersinergi dengan Bawaslu. Dan kami akan pleno internal dulu di KPU," katanya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

KPU belum memutuskan apakah menghentikan pencoblosan di Malaysia besok. Dugaan Ilham, surat suara tersebut adalah surat suara yang akan diantar melalui pos kepada WNI di sana. Saat ini KPU masih berusaha mengurus izin dengan kepolisian supaya bisa melakukan penyelidikan.

Sementara itu, Bawaslu masih melakukan penyelidikan di Malaysia. Ketua Bawaslu Abhan bilang sore ini bakal ada perkembangan lanjutan.

"Jadi kami belum bisa menyampaikan kesimpulan akhir. Ini tentu berkembang terus," ucapnya di kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4).

Baca juga:
Surat Suara di Malaysia Sudah Tercoblos, Sandi Ingatkan Pemilu Harus Jujur dan Adil
KPU dan Bawaslu Gagal Lihat Bukti Surat Suara Tercoblos di Malaysia
Rapat dengan Bawaslu, KPU Putuskan Pemungutan Suara di Malaysia Tetap Berjalan
Caleg Gerindra Usul Pembentukan Badan Pengawas Independen Pantau Pemilu di Malaysia
Langkah KPU Usut Pencoblosan di Malaysia Sampai Cek Keaslian Surat Suara

(mdk/fik)