Vaksinasi Covid-19 di Medan Diwarnai Protes Warga, Ini Penyebabnya

Vaksinasi Covid-19 di Medan Diwarnai Protes Warga, Ini Penyebabnya
Vaksinasi Covid-19 di Medan Diwarnai Protes Warga, Ini Penyebabnya. Instagram/@medanheadlines.news ©2021 Merdeka.com
SUMUT | 9 September 2021 13:32 Reporter : Fatimah Rahmawati

Merdeka.com - Kegiatan vaksinasi Covid-19 terus digalakkan di Kota Medan, Sumatra Utara (Sumut). Baik dari pihak Pemerintah Kota (Pemkot) maupun instansi lainnya terus gencar melakukan vaksinasi demi terwujudnya herd immunity.

Terbaru, viral di media sosial, kegiatan vaksinasi Covid-19 di Kota Medan diwarnai protes dari sejumlah warga. Diketahui, para warga protes lantaran tidak bisa melakukan vaksin karena tidak memenuhi syarat.

Seperti yang diunggah di akun Instagram @medanheadlines.news pada Rabu (8/9), peristiwa itu terjadi di Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di Kantor Camat Medan Selayang.

Saat kejadian berlangsung, Wali Kota Medan Bobby Nasution sedang berada di lokasi usai meresmikan sentra vaksinasi tersebut. Alhasil, sejumlah warga yang tak bisa vaksin pun mencegat Bobby dan menyampaikan keluh kesahnya kepada orang nomor satu di Kota Medan tersebut.

Berikut informasi selengkapnya.

2 dari 4 halaman

Bukan Warga KTP Medan

vaksinasi covid 19 di medan diwarnai protes warga ini penyebabnya
Instagram/@pemko.medan ©2021 Merdeka.com

Melansir dari ANTARA, Bobby kemudian menemui para warga yang tidak bisa vaksin tersebut. Mereka didominasi mahasiswa dan pekerja.

Ternyata, para warga ini ditolak untuk vaksin di lokasi tersebut karena bukan termasuk warga dengan KTP Medan. Padahal, mereka mengaku sudah datang ke lokasi sejak pagi.

Mendengar keluh kesan dari warga ini, Bobby tak menampik saat ini dosis vaksin di Kota Medan memang terbatas. Sementara antusiasme warga untuk mendapatkan vaksin saat ini sangat tinggi.

3 dari 4 halaman

Dialihkan ke RS Adam Malik dan Puskesmas

vaksinasi covid 19 di medan diwarnai protes warga ini penyebabnyaInstagram/@medanheadlines.news ©2021 Merdeka.com

Untuk meredam kekecewaan sejumlah warga yang gagal mendapatkan vaksin, Bobby akhirnya mengalihkan para warga tersebut untuk melakukan vaksinasi di RSUP Adam Malik Medan.

"Yang datang bukan hanya KTP Medan, oleh karena itu, sudah berkoordinasi ke RSUP Adam Malik, diberikan nomor pendaftaran, bukan ditolak, tapi dipindahkan ke RSUP Adam Malik untuk vaksinnya," ujar Bobby.

Selain itu, Ia juga mengatakan kepada para warga kalau saat ini vaksinasi Covid-19 sudah bisa dilakukan di puskesmas-puskesmas yang ada di Kota Medan.

"Saya kemaren sudah mengatakan vaksinasi di Medan dibuat mikro bukan massal. Ada di kelurahan dan puskesmas, hari ini di kecamatan Medan Selayang ini bukan hanya dilakukan di kantor camat, tapi juga di puskesmas," tambahnya.

4 dari 4 halaman

Warga Salah dapat Informasi

vaksinasi covid 19 di medan diwarnai protes warga ini penyebabnyaInstagram/@medantalk ©2021 Merdeka.com

Sebelumnya, dalam video viral yang beredar, salah seorang warga yang gagal mendapat vaksin tersebut mengatakan, Ia mendapat informasi vaksin di Kantor Camat Medan Selayang dari selebaran dan link di media sosial.

Ia mengaku mendapatkan informasi kalau warga yang bukan KTP Medan bisa ikut vaksin dan tidak harus daftar ke Kepala Lingkungan setempat. Namun ternyata setelah sampai di lokasi, informasi yang Ia dapatkan berbeda dengan ketentuan dari pihak penyelenggara.

"Konfirmasi yang kami terima di portal itu, yang dishare sama kami mahasiswa ada seribu vaksin untuk empat hari. Tapi yang kami dapat tadi seribu vaksin sudah penuh, yang dishare itu gak ada dibilang daftar sama kepling, dibilang orang ini kami salah informasi jadi gak bisa ikut vaksin," katanya.

(mdk/far)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami