Shopee sebut PSBB Pengaruhi Tren Belanja Orang Indonesia

Shopee sebut PSBB Pengaruhi Tren Belanja Orang Indonesia
Ilustrasi belanja online. ©2018 Merdeka.com/Pixabay
TEKNOLOGI | 11 Mei 2020 10:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Shopee Handhika Jahja menyebut, tahun 2020 mengubah cara orang menjalankan kehidupan sehari-hari, bekerja, dan berbelanja online. Terlebih, sejak diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan bulan Ramadan, terjadi perubahan tren perilaku belanja online.

Pemindahan seluruh aktivitas ke rumah membuat kebutuhan pokok jadi hal utama yang paling dicari masyarakat Indonesia. Shopee melihat, masyarakat jadi berbelanja online untuk kebutuhan penting dan perlengkapan rumah, makanan dan minuman, hingga kebutuhan ibu dan bayi. Oleh karenanya, lonjakannya pun meningkat tajam.

Tidak hanya itu, penerapan PSBB juga meningkatkan pencarian dan transaksi atas kebutuhan sanitasi. Produk-produk kesehatan pun masuk ke kategori paling banyak dibutuhkan. Hal ini terbukti dengan peningkatan permintaan sebesar 3x lipat untuk hand sanitizer dan masker kain selama satu bulan pertama physical distancing.

"Dengan meningkatnya upaya masyarakat untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan beraktivitas dari rumah, kami melihat lebih banyak masyarakat memilih berbelanja online untuk memenuhi berbagai kebutuhan esensialnya," kata Handhika, dalam keterangan resmi Shopee, Senin (11/5).

2 dari 2 halaman

Peningkatan Trafik Melonjak Tajam

Shopee melihat, ada peningkatan kegiatan berbelanja di kampanye Big Ramadan Sale dengan peningkatan 25x lipat terhadap kunjungan, dibandingkan hari biasanya. Big Ramadan Sale merupakan kampanye Shopee di saat pandemi.

Produk-produk populernya antara lain aksesoris pengendara motor, kerudung dan pakaian muslim perempuan, serta perlengkapan dan aksesori dapur. Karena physical distancing bersamaan dengan Ramadan, berikut adalah produk paling populer di Shopee, pada minggu pertama Ramadan:

1. Produk kecantikan

2. Muslim fashion

3. Smartphone

4. Produk di kategori Dekorasi Rumah dan Home & Living karena kegiatan dipusatkan di rumah.

Sumber: Liputan6.com

Reporter: Agustin Setyo Wardani

(mdk/faz)

TOPIK TERKAIT

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami