Pemandangan 'Aneh' Jemaah Haji Syiah Cari Batu Buat Sholat, Warga Arab Sampai Bingung

Pemandangan 'Aneh' Jemaah Haji Syiah Cari Batu Buat Sholat, Warga Arab Sampai Bingung
Pemandangan Aneh Jemaah Haji Syiah Cari Batu Buat Sholat. kanal YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com
TRENDING | 29 Juni 2022 09:43 Reporter : Kurnia Azizah

Merdeka.com - Beragam aktivitas jemaah haji acap kali menarik perhatian. Salah satunya kegiatan yang dilakukan sejumlah jemaah yang menganut sekte Syiah.

Syiah sendiri merupakan ajaran atau sekte dalam agama Islam. Yang meyakini bahwa Ali bin Abi Thalib telah ditunjuk oleh Nabi Muhammad SAW sebagai penggantinya dan Imam atau pemimpin setelahnya.

Dalam proses haji pun, aktivitas kelompok Syiah ini tak lepas dari sorotan bahkan membuat heran warga setempat. Mereka akan memungut batu sampai ke puncak bukit, sebagai alas salat.

Melansir dari kanal YouTube Alman Mulyana, Rabu (29/6), simak informasi selengkapnya berikut ini.

2 dari 5 halaman

Memungut Batu untuk Alas Salat

pemandangan aneh jemaah haji syiah cari batu buat sholat
kanal YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

Tampak sejumlah warga asal negeri Iran yang menganut kepercayaan Syiah berada di sekitar bukit berbatu.

Mereka semua sibuk memungut batu-batu kecil, yang akan dipergunakan sebagai alas salat. Tepatnya diletakkan di sekitar jidat saat sujud.

"Kalau mau ibadah di Masjidil Haram, itu jemaah haji dari Iran kan kebanyakan Syiah. Banyak yang mungutin batu," kata Alman.

pemandangan aneh jemaah haji syiah cari batu buat sholat
kanal YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

Biasanya jemaah Syiah ini akan memungut batu di Kota Karbala, Irak. Karena kota ini dianggap bersejarah bagi pemeluk agama Syiah, yakni tempat terbunuhnya Ali bin Abu Thalib.

Sementara jika di Arab, mereka kerap memungut batu di wilayah Aziziyah, kota suci Madinah, Arab.

"Mungutin batu untuk alas salat kang. Mereka biasanya mungutin batu dari Karbala, ini dari Aziziyah dari atas gunung ngambilin batu untuk alas salat. Nanti ditaruh di pas jidat," tukas Kang Irlan. (mdk/kur)

Baca juga:
Kisah Muhadi 30 Tahun Hilang Dikira Keluarga Meninggal, Awalnya Ingin ke Malaysia
Viral Perwira Marinir TNI AL Bela Anak Buah, Minta Semua Hukuman Dijatuhkan Padanya
Geger TNI AU Padamkan Listrik saat Kosongkan Rumdis Pensiunan, Ternyata Ini Alasannya

3 dari 5 halaman

Warga Arab Sampai Bingung

pemandangan aneh jemaah haji syiah cari batu buat sholat

kanal YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

Hanya jemaah Syiah dari Iran saja yang kerap melakukan aktivitas tersebut. Mereka bahkan membawa tas dan botol untuk menyimpan.

Kelompok jemaah haji satu ini lantas membuat heran warga setempat. Apalagi mereka rela naik ke puncak demi mendapatkan batu yang sesuai.

"Jadi seperti ini, aktivitas jemaah dari Iran. Kalau mau salat itu mungutin batu kayak gini. Itu sampai ke atas sana. Hanya jemaah dari Iran," papar Alman.

"Bawa botol, bawa tas buat simpan. Kadang itu batu dibuntel (dibungkus) pakai sajadah, lalu sujud di sini," ujar Irlan.

"Orang Saudi saja sampai kaget, orang Arabnya juga sampai heran," imbuh Alman.

4 dari 5 halaman

Jika Ketahuan Polisi Langsung Disita

pemandangan aneh jemaah haji syiah cari batu buat sholat
kanal YouTube Alman Mulyana ©2022 Merdeka.com

Sebenarnya aktivitas jemaah haji Syiah ini ditentang oleh Polisi di tanah suci. Jika ketahuan polisi tak segan menyita batu tersebut.

"Ini kalau ketahuan sama Polisi Syariat sini, kayaknya enggak boleh ini. Ini juga orang Arab pada berhenti karena pada kaget. Biasanya disita kalau ketahuan," terang Alman.

"Sebenarnya kita di sini juga pura-pura. Takutnya mereka tersinggung. Pada ngapain mereka, begitu. Kita bikin videonya juga enggak berani mendekat, takut menyinggung," sambungnya.

 

Baca juga:
Negara Sultan Memang Beda, Intip Mobil Mewah Dibuang & Terbengkalai di Pinggir Jalan
Ronaldinho Hadiahi Jersey Brasil Nomor 10 ke Pejabat Anak Buah Jokowi
Potret Romantis Jenderal Bintang 3 Polri sama Istri, Bak Masih Pacaran Lengket Banget

5 dari 5 halaman

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini