Hujan Interupsi, Sidang Pelantikan Pimpinan MPR Diskors

POLITIK | 3 Oktober 2019 20:42 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Sidang pelantikan pimpinan MPR diputuskan untuk ditunda sampai pukul 20.50 yang sudah dibuka mulai pukul 19.40. Penundaan pelantikan dilakukan setelah terjadi hujan interupsi dari anggota MPR yang hadir.

Penundaan itu dimulai karena interupsi Elnino Mohi dari partai Gerindra. Gerindra meminta waktu hingga pukul 21.00 untuk melakukan lobi-lobi.

"Kami usulkan sebentar saja rapat ini kita skors untuk beri waktu pimpinan melakukan lobi supaya tidak voting supaya musyawarah mufakat sempurna ada waktu lobi paling telat jam 9," kata Elnino di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (3/10).

"Sebetulnya ada hasil rapat bahwa kesimpulan delapan fraksi sudah resmi dukung Bambang Soesatyo sebagai ketua MPR ditambah dengan 136 anggota DPD yang berdasarkan kop surat DPD yang disampaikan resmi kepada pimpinan," ujarnya.

Kemudian, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyepakati pernyataan Idris bahwa Bamsoet telah dipilih secara musyawarah mufakat. Namun, menyisakan Gerindra. Basarah mendukung permintaan Gerindra supaya sidang paripurna ditunda.

"Saya kira menunggu satu jam untuk ongkos yang murah. Fraksi PDIP setuju usul Gerindra sidang diskors untuk membulatkan demokrasi kita," ujarnya.

Interupsi berlanjut oleh anggota Fraksi PKS Bukhori. Dia malah mengusulkan untuk voting karena menurutnya berdasarkan UUD Ketua MPR dipilih voting.

"Fraksi ingin mengingatkan tidak mencederai UUD. Kami mengusulkan MPR secara voting," kata Bukhori.

Hal tersebut mendapatkan respon dari Ketua Fraksi Nasdem Johnny G Plate dan Ketua Fraksi PKS Tifatul Sembiring. Johnny mengatakan, musyawarah mufakat sudah diatur dalam Tata Tertib MPR dan dia juga mendukung permintaan Gerindra untuk ditunda. Sementara, Tifatul menegur rekannya bahwa telah disepakati musyawarah mufakat.

"Jadi meluruskan kawan-kawan tadi baru dateng semangat. Fraksi PKS mengusulkan musyawarah mufakat. Kalau mau diskors satu jam saja," kata Tifatul.

Tak ingin menunda lagi, pimpinan sidang, Abdul Wahab Dalimunthe langsung menyetujui untuk diskors sampai 20.50.

"Supaya ikan sepat ikan gabus makin cepat makin bagus sidang ini saya skors sampai jam 8.50," ucapnya.

Rapat paripurna dipimpin Ketua MPR Sementara Abdul Wahab Dalimunthe dan Wakil Ketua MPR Sementara Hillary Brigitta Lasut. Rapat pelantikan itu sudah menyampaikan nama 10 pimpinan MPR. Tinggal memilih satu ketua MPR.

Fraksi Golkar bapak Bambang Soesatyo, PDI Perjuangan Ahmad Basarah, Gerindra Ahmad Muzani, Nasdem Lestari Murdijat, PKB Jazilul Fawaid, Demokrat Syarifuddin Hasan, PKS Hidayat Nur Wahid, PAN Zulkifli Hasan, PPP Arsul Sani, Kelompok DPD Fadel Muhammad.

Baca juga:
Rapat Paripurna Pengesahan Pimpinan MPR Dihadiri 647 dari 711 Anggota
Jelang Pemilihan Ketua MPR, Muzani Bantah Lobi Kader NU Lewat Said Aqil
Gerindra Prediksi Rapat Paripurna Pelantikan Pimpinan MPR Ditunda
Ingin Jadi Ketua MPR, Muzani Minta Doa ke Said Aqil
Kalah Dukungan, Muzani Konsultasi ke Prabowo Soal Kursi Ketua MPR
DPD Pastikan Dukung Bamsoet Jadi Ketua MPR

(mdk/fik)