Pram: Seluruh fraksi DPR harus tolak Daming jadi hakim agung

Pram: Seluruh fraksi DPR harus tolak Daming jadi hakim agung
NEWS | 15 Januari 2013 11:09 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengecam ucapan calon Hakim Agung Daming Sanusi yang menyebut pelaku dan korban perkosaan sama-sama menikmati. Daming menyampaikan itu saat melakukan uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR.

Bahkan, politikus senior itu sudah menginstruksikan kepada seluruh kader PDI Perjuangan yang duduk di Komisi III untuk menolak Daming sebagai hakim agung.

"Pernyataan disampaikan secara sadar dan bergurau, tidak pantas, apalagi dalam menjawab pertanyaan yang bukan dalam konteks bercanda," kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/1).

Dia juga berjanji akan melakukan komunikasi kepada seluruh fraksi di DPR untuk tidak meloloskan Daming. "PDI Perjuangan sudah saya komunikasikan untuk kepada saudara Daming tidak diproses menjadi hakim agung. Fraksi-fraksi lain pun akan kami instruksikan," imbuhnya.

Pramono sangat menyesalkan ucapan Daming. Sebab, menurut dia, kasus perkosaan ini bukanlah sebuah hal yang patut menjadi bahan candaan.

Atas kejadian itu DPR, kata Pramono, akan mencoba membahas sanksi apa yang tepat untuk diberikan kepada seorang pemerkosa yang rencananya akan dituangkan kedalam undang-undang.

"Ini sangat serius, bukan untuk becanda. Bagaimana kalau ini dialami anak istri kita, ini persoalan serius. Mungkin kita akan buat undang-undang yang tegas untuk perkosaan," tandasnya.

(mdk/did)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami