Kena Sanksi Beri Makan Orang Gangguan Jiwa, Begini Penerapan Jam Malam di Surabaya

Kena Sanksi Beri Makan Orang Gangguan Jiwa, Begini Penerapan Jam Malam di Surabaya
JATIM | 16 Juli 2020 14:15 Reporter : Rizka Nur Laily M

Merdeka.com - Pada 13 Juli 2020, Pemerintah Kota Surabaya menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 33 Tahun 2020. Perwali ini mengatur perubahan atas Perwali Surabaya Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dalam Perwali terbaru, ada tambahan satu pasal mengenai pembatasan jam malam. Aturan ini dimuat dalam pasal 25A. Pasal ini perlu dicermati oleh segenap warga Surabaya atau orang berniat mengunjungi Kota Pahlawan itu.

Pasalnya, ada beragam sanksi yang bisa dikenakan kepada para pelanggar, mulai dari penyitaan KTP, push up, joget, hingga memberi makan orang dengan gangguan jiwa di lingkungan pondok sosial (Liponsos), sebagaimana dikutip dari liputan6.com (15/7).

Baca Selanjutnya: Isi Pasal...

Halaman

(mdk/rka)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami