Menperin: PPIH Fokus untuk Pengembangan Industri Halal di Indonesia

Menperin: PPIH Fokus untuk Pengembangan Industri Halal di Indonesia
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. ©2020 Liputan6.com/Tira Santia
UANG | 8 April 2021 19:07 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut bahwa Indonesia merupakan pasar empuk bagi pengembangan produk halal. Tercermin dari mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam yang dengan sendirinya kebutuhan akan produk halal juga tinggi.

"Kebutuhan produk halal juga tinggi dan ini memang sudah menjadi fokus kami di perindustrian sebagai penanggung jawab," kata Agus dalam Peluncuran Unilever Muslim Center Of Excellent secara virtual, Jakarta, Kamis (8/4).

Untuk itu, pemerintah membangun Pusat Pemberdayaan Industri Halal (PPIH). Kehadiran PPIH ini diharapkan bisa membantu pemerintah untuk bekerja secara spesifik dan terarah dalam melakukan penelusuran material dan kesesuaian produksi terhadap standar.

Dalam perjalanan awalnya, PPIH akan memprioritaskan pengembangan industri halal dan penyediaan produk pada komoditas pangan, farmasi, kosmetik dan textile. Tentunya aspek kebersihan, kesehatan, keselamatan dan jaminan pemberian produk bermutu tinggi tetap menjadi pegangan.

"Ini juga butuh kerja sama berbagai pihak berkepentingan sesuai dengan tugas dan fungsinya," kata Agus.

Di sisi lain, pemerintah juga berkewajiban dan menyediakan infrastruktur industri halal. Sehingga Kementerian Perindustrian akan membuat infrastruktur tersebut dalam waktu dekat. Antara lain membuat standar material produk halal, standar usaha industri halal, kompetensi auditor, penilai dan pendamping industri halal, kelembagaan, keuangan syariah sa.pai dengan pasar produk halal.

"Infrastruktur tersebut saat ini masih membutuhkan peningkatan dari aspek lingkungan, cakupan dan jumlah volume agar dapat memenuhi kebutuhan umat muslim," kata dia.

Baca Selanjutnya: Perhatikan Teknologi...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami